Jawa Pos Radar Ngawi – Proyek penataan dan pengembangan Taman Pemuda Soekarno (Mandasoe) di Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, mulai dikerjakan.
Anggaran Rp 5,02 miliar digelontorkan untuk memperluas fungsi ruang publik sekaligus menyediakan fasilitas bagi aktivitas organisasi kepemudaan.
Saat ini, pekerjaan masih berkutat pada tahap awal konstruksi. Pekerja mulai menggarap fondasi pagar dan sejumlah bangunan yang akan berdiri di kawasan tersebut.
Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi DPUPR Ngawi Yesi Widyarti mengatakan, proyek yang bersumber dari dana bagi hasil (DBH) APBD 2026 itu sudah memasuki tahap pengerjaan fisik.
’’Tahapan pekerjaan awal saat ini masih difokuskan pada pengerjaan infrastruktur fondasi pagar dan fondasi bangunan,’’ kata Yesi, Sabtu (26/9).
Proyek pengembangan Taman Pemuda Soekarno dikerjakan CV Bina Konstruksi dengan nilai kontrak Rp 5,02 miliar.
Pelaksana konstruksi memiliki waktu 120 hari kalender untuk menuntaskan pekerjaan.
Anggaran tersebut digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas pendukung.
Salah satunya pendopo utama berukuran 15 x 15 meter yang mengusung konsep arsitektur joglo dengan material kayu sebagai elemen utama.
Selain pendopo, pemkab membangun 10 unit kantor kepemudaan. Masing-masing bangunan berukuran 4 x 6 meter dan dirancang untuk mewadahi sekretariat serta ruang kreasi organisasi pemuda.
’’Selain itu nanti juga pembangunan pagar sisi depan taman komunitas hijau dan batas utara, fasilitas toilet umum, hingga penataan area halaman,’’ terangnya.
Yesi berharap penambahan fasilitas tersebut membuat Taman Pemuda Soekarno semakin representatif sebagai ruang terbuka publik.
Kawasan itu juga diarahkan menjadi pusat berbagai aktivitas komunitas masyarakat dan pemuda.
’’Pengembangan pada tahun anggaran 2026 ini merupakan kelanjutan dari penataan kawasan Taman Pemuda Soekarno yang dilakukan secara bertahap dalam beberapa tahun terakhir,’’ ujarnya.
Pengembangan Mandasoe bukan kali pertama dilakukan.
Pemkab Ngawi sebelumnya mengalokasikan Rp 4,7 miliar pada 2023 untuk pembangunan awal kawasan Taman Pemuda Soekarno.
Penataan berlanjut pada 2024 dengan pembangunan area parkir senilai Rp 1,1 miliar.
Tahun ini, pengembangan kembali dilakukan dengan nilai kontrak Rp 5,02 miliar. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto