Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan Pasar Beran, Ngawi, terus dikebut. Hingga pekan keempat September, progres fisik proyek senilai Rp 9,4 miliar tersebut telah mencapai 31,95 persen. Capaian itu sedikit melampaui target pekerjaan.
Perkembangan proyek tersebut menjadi perhatian Komisi III DPRD Ngawi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi, Jumat (25/9). Selain memantau progres, anggota dewan mengecek material yang digunakan dalam pembangunan.
Ketua Komisi III DPRD Ngawi Erning Yuli Asnunik mengapresiasi perkembangan pekerjaan. Terlebih, bangunan baru tersebut nantinya menyediakan 60 kios yang diprioritaskan bagi pedagang lama Pasar Beran.
’’Progres pengerjaannya sudah sedikit melampaui target. Dengan komitmen dari Ibu Kepala Dinas, insyaallah proyek ini selesai akhir November,’’ ujar Erning.
Meski pekerjaan mencatat deviasi positif, Komisi III tak ingin pengawasan mengendur. Dewan bakal terus mengawal pembangunan agar percepatan pekerjaan tidak mengorbankan kualitas konstruksi.
’’Teman-teman di Komisi III solid mengawal proyek ini karena merupakan fungsi kontrol kami,’’ tegasnya.
Potensi hujan juga menjadi perhatian. Menurut Erning, pengerjaan atap bakal diprioritaskan sebelum intensitas hujan meningkat. Strategi tersebut diharapkan membuat pekerjaan di bagian dalam tetap berjalan saat turun hujan.
’’Atap akan dikebut dan diselesaikan lebih dulu. Dengan langkah antisipasi ini, pengerjaan bagian dalam tetap bisa berjalan sehingga target serah terima tidak terganggu,’’ pungkasnya. (sae/den/adv)
Editor : Hengky Ristanto