Pemkab Ngawi Siapkan Rp 2,2 Miliar untuk Perbaiki 18 SD dan SMP

Asep Syaeful • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 23:11 WIB
FASILITAS PENDIDIKAN: Kondisi terkini SDN Grudo 4, Ngawi, yang masuk daftar 18 sekolah sasaran rehabilitasi menggunakan anggaran P-APBD 2026. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI
FASILITAS PENDIDIKAN: Kondisi terkini SDN Grudo 4, Ngawi, yang masuk daftar 18 sekolah sasaran rehabilitasi menggunakan anggaran P-APBD 2026. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Ngawi bakal mendapat sentuhan perbaikan menjelang akhir 2026.

Pemkab menyiapkan anggaran Rp 2,2 miliar melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026 untuk merehabilitasi fasilitas pendidikan tersebut.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Ngawi Zainal Fanani mengatakan, sasaran rehabilitasi terdiri atas 16 sekolah dasar (SD) dan dua sekolah menengah pertama (SMP).

’’Ada anggaran Rp 2,2 miliar di P-APBD 2026,’’ kata Zainal, Selasa (29/9).

Menurut dia, rehabilitasi terutama menyasar bagian atap bangunan sekolah.

Kondisi atap di sejumlah lembaga pendidikan tersebut rata-rata sudah lapuk sehingga membutuhkan penanganan.

’’Perbaikan difokuskan pada pekerjaan atap bangunan karena rata-rata kerusakannya sudah lapuk,’’ ujarnya.

Sebanyak 16 SD yang masuk sasaran perbaikan tersebar di sejumlah kecamatan.

Yakni, SDN Sekarjati 1 Karanganyar, SDN Sine 1, SDN Dawung 2, SDN Gendingan 2, SDN Jenggrik 4, SDN Kawu 1, SDN Kedunggalar 3, dan SDN Jatigembol 1.

Selain itu, SDN Tepas 3, SDN Grudo 4, SDN Pitu 2, SDN Bangunrejo Lor 4, SDN Kendung, SDN Sembung 2, SDN Jeblogan 2, serta SDN Bringin 1.

Sedangkan untuk jenjang SMP, rehabilitasi menyasar SMPN 1 Widodaren dan SMPN 1 Geneng.

Saat ini, proyek rehabilitasi tersebut tengah memasuki tahap perencanaan melalui Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Ngawi.

Setelah tahapan itu rampung, proses berlanjut ke tender untuk menentukan pelaksana pekerjaan.

Zainal optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sebelum tutup tahun. Sebab, waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan fisik diperkirakan sekitar 60 hari kalender.

’’Waktu pelaksanaan masih mencukupi karena pengerjaannya hanya membutuhkan waktu 60 hari kalender. Ditargetkan selesai akhir Desember,’’ pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
SDN Grudo 4 ngawi Dikbud Ngawi perbaikan sekolah