Jawa Pos Radar Madiun - Transformasi manajemen dan penguatan infrastruktur dilakukan Perumda Air Minum Kabupaten Ngawi Tirto Kertonegoro.
Sejumlah langkah strategis ditempuh untuk memperbaiki kinerja perusahaan sekaligus menghadirkan pelayanan air bersih yang semakin andal bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumda Air Minum Tirto Kertonegoro Totok Sudaryanto, S.H., M.H. mengatakan, perusahaan pernah menghadapi masa sulit sebelum melakukan pembenahan menyeluruh.
Mulai penataan manajemen internal, penyehatan keuangan, hingga evaluasi operasional untuk memperkuat kinerja perusahaan.
‘’Dalam hal ini kami lakukan perbaikan di sejumlah sumur guna menjaga debit air melalui upgrade pompa,’’ katanya.
Baca Juga: Kiprah Penuh Apresiasi Arief Adi Prayogo, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun
Peremajaan dan pembesaran dimensi pipa juga dilakukan untuk mengurangi hambatan aliran air.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi hingga ke pelanggan yang berada di ujung jaringan.
Inovasi pelayanan juga dikembangkan melalui perluasan kanal pembayaran tagihan air secara digital.
Dalam menghadapi kekeringan di wilayah yang belum terjangkau jaringan perpipaan, perumda turut bersinergi dengan BPBD Ngawi dan instansi terkait melalui distribusi air bersih darurat bagi masyarakat terdampak.
Berkat transformasi manajemen, penguatan infrastruktur, dan inovasi pelayanan tersebut, Perumda Air Minum Kabupaten Ngawi Tirto Kertonegoro menyabet penghargaan Best BUMD di Radar Madiun Awards 2026.
Perumda berencana mengembangkan sistem penagihan melalui WhatsApp, khususnya bagi pelanggan yang berada di luar kota. ‘’Kami berikan data tagihan ke nomor WA pelanggan yang bersangkutan, pembayarannya bisa online,’’ pungkasnya. (rio/naz/den/*)
Editor : Deni Kurniawan