Jawa Pos Radar Madiun - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Ngawi menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data BPS Jawa Timur, laju pertumbuhan ekonomi Ngawi tercatat 7,14 persen pada salah satu periode pengukuran triwulanan 2026.
Angka tersebut menempatkan Ngawi dalam kelompok daerah dengan pertumbuhan tinggi di Jawa Timur.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengatakan, capaian tersebut ditopang sejumlah sektor utama.
Pertanian dan peternakan masih menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.
Kemudian, perkembangan sektor industri serta aktivitas usaha masyarakat.
‘’Ini cukup besar, karena biasanya pertumbuhan ekonomi tidak lebih dari lima persen,’’ katanya.
Stabilitas harga hasil pertanian turut memberikan dampak terhadap pendapatan petani.
Perputaran ekonomi di sektor tersebut kemudian berkontribusi terhadap aktivitas perdagangan dan usaha masyarakat.
Di sisi lain, berkembangnya kawasan industri juga membuka lapangan pekerjaan baru.
Peningkatan pendapatan pekerja memberikan efek berantai terhadap berbagai sektor usaha lokal.
‘’Sektor UMKM bergerak semua. Warung-warung makan, usaha kuliner, bisnis kos-kosan, perparkiran, hingga jasa-jasa pendukung lainnya tumbuh pesat. Efek domino inilah yang membuat perekonomian Ngawi bergerak serentak dari bawah,’’ ujarnya.
Penguatan sektor produksi, penyerapan tenaga kerja, dan tumbuhnya aktivitas UMKM, menjadi bagian strategi Pemkab Ngawi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Berkat komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperkuat berbagai sektor produktif tersebut, Pemkab Ngawi menyabet penghargaan Outstanding Government di Radar Madiun Awards 2026.
Pemkab berkomitmen menjaga pertumbuhan tersebut agar manfaat semakin luas. Baik bagi petani, pekerja industri, pelaku UMKM, maupun masyarakat umum. (sae/naz/den/*)
Editor : Deni Kurniawan