Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan lalu lintas hebat melibatkan dua unit armada truk terjadi di jalur utama Jalan Raya Ngawi–Caruban pada Jumat (2/10) dini hari.
Tepat di kawasan Jembatan Bangon, Desa/Kecamatan Karangjati, sekitar pukul 03.40 WIB, kedua kendaraan berukuran besar tersebut terperosok hingga nyungsep ke dasar sungai sedalam 15 meter.
Peristiwa bermula saat truk colt diesel bernomor polisi AD 9142 UN yang mengangkut muatan mesin cuci melaju dari arah barat menuju timur.
Kendaraan tersebut dikemudikan Agus Wahyu Prasetyo, 31, warga Jaten, Karanganyar, bersama kernet Faisal Abdullah Musholly, 22, asal Karangmalang, Sragen.
Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan meluncur truk wingbox bermuatan produk minuman bernopol L 9383 UO yang dikemudikan Rahardian Hendra Rosena, 34, warga Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya.
Lajur truk wingbox mendadak oleng ke kanan, diduga akibat pengemudi hilang kendali lantaran mengantuk serta alpa memperhatikan lalu lintas dari arah depan.
Chairul Fatah, salah seorang penumpang truk colt diesel, membeberkan bahwa sopirnya sempat menyalakan lampu isyarat bahaya (hazard) dan berupaya mengurangi kecepatan.
Namun, jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan tak terelakkan.
"Truk wingbox tiba-tiba hilang kendali ke kanan lalu menghantam keras bagian depan kendaraan kami," terang Chairul.
Hantaman keras tersebut membuat kedua armada hilang kendali hingga terlempar menembus pembatas jembatan dan jatuh ke dasar jurang sungai sedalam 15 meter.
Seluruh muatan barang elektronik dan minuman kemasan hancur berserakan di dasar sungai.
Warga setempat yang gempar mendengar ledakan benturan langsung berhamburan ke lokasi kejadian.
Di dasar sungai, pengemudi truk wingbox ditemukan dalam kondisi kritis terjepit bodi kabin yang ringsek.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis menggunakan alat seadanya.
Setalah penanganan ekstra hati-hati selama lebih dari dua jam, korban berhasil dikeluarkan dan dievakuasi ke atas jembatan memanfaatkan tangga kayu sebelum dilarikan ke rumah sakit.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi AKP Agus Harianto membenarkan insiden kecelakaan beruntun tersebut.
Pihaknya mengonfirmasi tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Dua orang dilaporkan mengalami luka-luka dan harus mendapatkan intervensi medis intensif.
Pengemudi truk wingbox, Rahardian Hendra Rosena, mengalami patah tulang pada kaki kanan dalam kondisi sadar.
Sementara penumpang truk colt diesel, Faisal Abdullah Musholly, menderita luka lecet dan nyeri di area kaki kanan.
"Para korban langsung dievakuasi ke RS Widodo Ngawi untuk mendapatkan penanganan medis intensif serta penerbitan VER medis," jelas Agus. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto