Limbah Penggergajian Kayu di Donorojo Pacitan Terbakar, Api Nyaris Hanguskan Rumah Warga

Nur Cahyono • Dipublikasikan Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:00 WIB
BERJIBAKU PADAMKAN API: Petugas Damkar Pacitan bersama tim Damkar Baturetno, Wonogiri, melakukan proses pemadaman dan pendinginan tumpukan limbah penggergajian kayu yang terbakar di Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Donorojo, Kamis (1/10). Foto: Istimewa untuk Jawa Pos Radar Pacitan
BERJIBAKU PADAMKAN API: Petugas Damkar Pacitan bersama tim Damkar Baturetno, Wonogiri, melakukan proses pemadaman dan pendinginan tumpukan limbah penggergajian kayu yang terbakar di Dusun Kebon, Desa/Kecamatan Donorojo, Kamis (1/10). Foto: Istimewa untuk Jawa Pos Radar Pacitan

Jawa Pos Radar Madiun – Warga Dusun Kebon, Desa Donorojo, Kecamatan Donorojo, Pacitan, dilanda kepanikan pada Kamis (1/10) sore.

Musibah kebakaran hebat melahap tumpukan limbah penggergajian kayu hingga merembet mendekati area permukiman penduduk.

Akibat kejadian tersebut, dua unit toren air penampungan milik warga hangus dilalap si jago merah.

Kepala Dusun Kebon Joko mengungkapkan, insiden kebakaran diduga kuat berawal dari aktivitas pembakaran sampah dan sisa limbah kayu oleh seorang karyawan yang ditinggal tanpa pengawasan.

Kobaran api yang mulanya kecil mendadak membesar lantaran tersapu angin kencang dan menyambar material limbah kayu yang mengering.

"Kobaran api sempat merembet dan tinggal beberapa meter lagi menjangkau rumah warga. Bahkan, dua unit toren air milik warga yang berada di luar ikut ludes terbakar," terangnya pada Jumat (2/10).

Armada dan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang tiba di lokasi kejadian langsung bergerak cepat memblokir pergerakan api. Proses pemadaman berlangsung mencekat hingga malam hari.

Kepala Bidang Damkar Satpol PP Pacitan Sugito menjelaskan, tebal dan padatnya tumpukan limbah gergaji kayu menjadi tantangan terberat personel di lapangan.

Meski kobaran api di lapisan atas berhasil dijinakkan, material bara api masih terperangkap di bagian dalam tumpukan.

Kondisi tersebut memaksa petugas melakukan proses pendinginan secara ekstra dan memakan waktu lama.

Keterbatasan pasokan sumber air di sekitar TKP kian menyulitkan penanganan. 

Mengantisipasi risiko kobaran api makin liar menjangkau pemukiman, Damkar Pacitan meminta sokongan armada bantuan dari daerah tetangga.

"Guna mempercepat efektivitas pemadaman sekaligus membentengi permukiman warga dari sebaran api, kami berkoordinasi dan mendapat bantuan unit dari Damkar Baturetno, Wonogiri," jelas Sugito.

Setelah penyemprotan dan pendinginan dilakukan secara bertahap hingga larut malam, potensi amuk api akhirnya dapat dilokalisasi penuh.

"Api berhasil dikendalikan total sehingga tidak meluas ke area perumahan warga," pungkasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
pacitan satpol pp pacitan Damkar Wonogiri kebakaran Pacitan damkar pacitan