Anggaran Mobil Damkar Ngawi Turun Rp 400 Juta per Unit, Tetap Beli Dua Armada

Asep Syaeful • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 20:30 WIB
JALANKAN TUGAS: Petugas Damkarmat Satpol PP Ngawi memadamkan kebakaran di Lapas Kelas IIB Ngawi beberapa waktu lalu. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI
JALANKAN TUGAS: Petugas Damkarmat Satpol PP Ngawi memadamkan kebakaran di Lapas Kelas IIB Ngawi beberapa waktu lalu. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Anggaran pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Ngawi mengalami penyesuaian.

Semula, satu unit diproyeksikan membutuhkan sekitar Rp 1,9 miliar. Dalam P-APBD 2026, nilainya menjadi sekitar Rp 1,5 miliar per unit.

Artinya, terjadi penurunan anggaran sekitar Rp 400 juta untuk setiap armada.

Meski demikian, rencana pengadaan dua mobil damkar tetap dipertahankan dengan total anggaran sekitar Rp 3 miliar.

Kepala Satpol PP Ngawi Peggy Yudho Subekti mengatakan, pengadaan dua armada tersebut tetap menjadi prioritas untuk memperkuat kesiapsiagaan petugas. Terlebih, insiden kebakaran meningkat selama kemarau panjang.

’’Pada P-APBD 2026 ini, skala prioritas kami tetap pengadaan dua unit armada pemadam kebakaran. Sesuai penyesuaian kebutuhan penganggaran, nilainya saat ini menjadi kurang lebih Rp 3 miliar,’’ ujar Peggy, Minggu (4/10).

Dua mobil damkar baru tersebut direncanakan memiliki kapasitas tangki sekitar 3.500 hingga 4.000 liter.

Armada nantinya disiagakan di dua lokasi strategis untuk mempercepat jangkauan pelayanan ketika terjadi kebakaran.

Selain kendaraan pemadam, anggaran yang telah disesuaikan tersebut turut mencakup pemenuhan sarana dan prasarana penunjang kegiatan penyelamatan.

Kebutuhan itu tidak terlepas dari beragamnya laporan darurat yang diterima petugas. Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga sejumlah operasi penyelamatan.

’’Ini untuk merespons maraknya aduan darurat dari masyarakat, seperti evakuasi ular berbisa dan penanganan sarang tawon vespa,’’ ujarnya.

Saat ini, Satpol PP dan Damkar Ngawi berkoordinasi dengan Unit Layanan Pengadaan (ULP) untuk merealisasikan pembelian dua armada tersebut. Proses pengadaan disebut telah memasuki tahap kompetisi.

’’Prosesnya sudah masuk menu kompetisi pengadaan. Kami terus berkoordinasi dengan tim ULP serta melakukan survei untuk memastikan penyedia menghadirkan kualitas armada terbaik,’’ pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
P-APBD 2026 mobil damkar Ngawi pengadaan mobil damkar ngawi satpol pp ngawi