Bengkel Cat Motor di Ngawi Terbakar usai Terdengar Ledakan, Rugi Rp 100 Juta

Asep Syaeful • Dipublikasikan Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:45 WIB
TERBAKAR: Bengkel cat motor di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, dilanda kebakaran Sabtu (3/10). Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta. DAMKAR NGAWI UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI
TERBAKAR: Bengkel cat motor di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, dilanda kebakaran Sabtu (3/10). Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta. DAMKAR NGAWI UNTUK JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Suara ledakan memecah ketenangan bengkel cat motor di Dusun Walikukun Wetan, Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren, Sabtu (3/10) petang. Tak berselang lama, kobaran api membesar dan melalap bangunan tersebut. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 100 juta.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 18.50. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik pada stop kontak di bagian belakang bangunan.

Pemilik bengkel, Sakat, 79, saat kejadian sedang beristirahat di bagian depan. Dia tiba-tiba mendengar suara ledakan dari area belakang yang digunakan untuk aktivitas pengecatan motor.

Ketika diperiksa, api sudah membakar dinding kayu di area tersebut. Melihat kobaran semakin membesar, Sakat berteriak meminta pertolongan warga.

Warga sekitar kemudian berupaya melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya. Namun, upaya tersebut terkendala minimnya sumber air. Kejadian lantas dilaporkan ke Polsek Widodaren dan Pos Bantu Damkar Kecamatan Widodaren.

Tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 19.21. Petugas bersama warga dan berbagai pihak berjibaku melakukan pemadaman serta pembasahan. Dua tangki air dihabiskan hingga kondisi dinyatakan sepenuhnya aman sekitar pukul 20.30.

Kapolsek Widodaren AKP M. Farid Suharta memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kebakaran tersebut.

’’Kami bersama masyarakat berupaya melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa,’’ kata Farid.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi Damkarmat Satpol PP Ngawi Catur Sri Wiyanto mengatakan, api diduga bersumber dari korsleting instalasi listrik. Petugas menemukan banyak kabel berukuran kecil dan percabangan stop kontak yang terpasang pada dinding kayu.

Risiko kebakaran juga diperbesar oleh keberadaan bahan mudah terbakar di bengkel cat tersebut, salah satunya cairan thinner.

’’Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp 100 juta,’’ ujar Catur. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
bengkel cat motor kebakaran ngawi Damkar Ngawi ngawi Korsleting Listrik