Kecelakaan Beruntun di Tol Ngawi-Solo, Tiga Truk Tabrakan, Satu Orang Tewas

Asep Syaeful • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 11:49 WIB
KECELAKAAN BERUNTUN: Tiga kendaraan terlibat kecelakaan di Tol Ngawi-Solo Km 571 B, Desa Wonokerto, Kedunggalar, Rabu (7/10). Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya terluka. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI
KECELAKAAN BERUNTUN: Tiga kendaraan terlibat kecelakaan di Tol Ngawi-Solo Km 571 B, Desa Wonokerto, Kedunggalar, Rabu (7/10). Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya terluka. ASEP SYAEFUL/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan terjadi di Tol Ngawi-Solo Km 571 B, Desa Wonokerto, Kecamatan Kedunggalar, Rabu (7/10) sekitar pukul 05.15. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya terluka dalam insiden yang bermula dari truk pecah ban tersebut.

Kecelakaan bermula ketika truk Mitsubishi engkel E 8061 QE bermuatan kambing yang dikemudikan M. Ali, 37, warga Mumbulsari, Jember, mengalami pecah ban belakang kiri di lajur cepat.

Isuzu Traga P 8298 GL yang dikemudikan Moch Musleh, 42, kemudian berhenti di belakang truk tersebut. Pengemudi bermaksud menghalau kendaraan lain agar tidak menghantam truk yang mengalami pecah ban.

Namun, dari arah belakang melaju Isuzu Elf N 9230 UY bermuatan cabai yang dikemudikan Deni Agus Setiawan, 38. Jarak yang terlampau dekat membuat kendaraan tersebut menghantam Isuzu Traga.

Benturan keras mendorong Isuzu Traga hingga menghantam truk engkel yang berada di depannya.

’’Pecah ban tadi terus berhenti. Rekan saya truknya menghalau di belakangnya, terus ditabrak truk cabai,’’ ungkap Ifan Efendi, salah seorang penumpang truk muatan kambing.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Agus Harianto membenarkan kronologi kecelakaan tersebut. Kerasnya benturan membuat kabin truk bermuatan cabai ringsek. Pengemudi dan kenek kendaraan itu terjepit.

Petugas membutuhkan waktu sekitar satu jam untuk mengevakuasi korban.

Kenek truk cabai Oktavian Tri Yuwono, 33, warga Ampelgading, Tirtoyudo, Kabupaten Malang, meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD dr Soeroto Ngawi.

Sementara itu, empat korban luka dilarikan ke RSI At-Tin Husada Ngawi. Mereka adalah Deni, Musleh, Ali, serta Ahmad Zainal Arifin yang merupakan kenek truk engkel.

Kecelakaan beruntun tersebut juga membuat muatan cabai berserakan di badan jalan. Sejumlah kambing yang diangkut salah satu truk ikut terlepas dan beberapa ditemukan mati.

Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab serta rangkaian kejadian kecelakaan tersebut.

’’Kasus kecelakaan beruntun tersebut kini dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk penyelidikan lebih lanjut,’’ terang Agus. (sae/her)

Editor : Hengky Ristanto
kecelakaan Tol Ngawi-Solo Kecelakaan beruntun Satlantas Polres Ngawi tol ngawi-solo