Rumah Warga Paron Ngawi Terbakar, Bara Tungku Kayu Diduga Jadi Pemicu

Asep Syaeful • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 11:03 WIB
DILALAP API: Petugas gabungan berupaya memadamkan kebakaran rumah Sukiran di Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Selasa (6/10) malam. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI
DILALAP API: Petugas gabungan berupaya memadamkan kebakaran rumah Sukiran di Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Selasa (6/10) malam. ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Bara api yang diduga masih tersisa di tungku kayu memicu kebakaran rumah Sukiran di Dusun Ngisor, Desa Kedungputri, Kecamatan Paron, Ngawi, Selasa (6/10) malam. Api merembet dari dinding dapur berbahan anyaman bambu hingga menghanguskan sebagian besar bangunan.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 17.30 ketika Sukiran memasak air menggunakan tungku berbahan bakar kayu. Seusai digunakan, tungku sempat disiram air. Namun, diduga masih terdapat bara yang belum sepenuhnya padam.

Bara tersebut diduga kembali menyala dan menyambar dinding dapur dari anyaman bambu. Api kemudian merambat ke bagian bangunan lainnya tanpa diketahui pemilik rumah.

Kebakaran baru diketahui sekitar pukul 21.30. Saat itu, Sukiran sedang berada di teras rumah tetangganya.

Seorang saksi bernama Nurjianto mendengar suara ledakan keras dari arah rumah korban. Ketika mengetahui adanya kebakaran, dia langsung berteriak meminta pertolongan.

''Saksi lantas berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan untuk memadamkan api,'' kata Kapolsek Paron AKP Moh. Nur Haris.

Warga berupaya memadamkan kobaran api agar tidak semakin meluas. Petugas pemadam kebakaran kemudian datang setelah menerima laporan kejadian.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi Damkarmat Satpol PP Ngawi Catur Sri Wiyanto mengatakan, petugas gabungan melakukan pemadaman dilanjutkan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam.

''Pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga pukul 23.27,'' katanya.

Kebakaran menghanguskan bagian dapur belakang hingga bangunan depan rumah Sukiran. Meski kerusakan cukup besar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kerugian material ditaksir mencapai Rp 25 juta.

Dari lokasi kejadian, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain panci bekas terbakar dan potongan kayu sisa pembakaran.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu bara api dari tungku kayu yang belum sepenuhnya padam setelah digunakan untuk memasak. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
Damkarmat Ngawi tungku kayu kebakaran ngawi ngawi