Ingatkan Bahaya Hoaks di Era Digital, Haikal Ajak Remaja Ngawi Santun dan Bijak

Mizan Ahsani • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 10:28 WIB
Haikal Aqila Putra, siswa SMPTQ Madinatul Huffadz, saat memaparkan pentingnya etika digital pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Wedya Graha, Ngawi, Senin (12/10).
Haikal Aqila Putra, siswa SMPTQ Madinatul Huffadz, saat memaparkan pentingnya etika digital pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 di Pendapa Wedya Graha, Ngawi, Senin (12/10).

Jawa Pos Radar Madiun – Kemajuan era digitalisasi membawa banyak kemudahan, namun juga menyimpan potensi dampak negatif yang cukup besar bagi kehidupan masyarakat.

​Pesan kewaspadaan tersebut disampaikan secara lugas oleh Haikal Aqila Putra pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ngawi, Senin (12/10).

​Tampil percaya diri di atas panggung Pendapa Wedya Graha mewakili SMPTQ Madinatul Huffadz, Haikal membawakan tajuk "Jaga Lisan, Jaga Jemari: Remaja Islami yang Bijak Bermedia Sosial dan Santun Berinteraksi".

​Di hadapan dewan juri dan audiens, ia menyoroti maraknya fenomena berita bohong atau hoaks yang mudah menyebar di berbagai platform media sosial.

Baca Juga: Aydin Khalfhani Tekankan Pentingnya Jaga Lisan dan Jemari di Festival Dai Cilik 2026

​Menurut Haikal, seorang remaja Islami yang sejati harus memiliki cermin keimanan melalui sikap yang bijak dan santun saat berinteraksi di ruang digital.

​"Hidup di era digitalisasi memang memberikan banyak kemudahan, namun juga membawa dampak negatif seperti maraknya hoaks. Remaja Islami harus santun dan bijak menyikapinya," ujar Haikal dengan nada tegas.

​Pesan bernuansa edukatif dan Islami dari siswa SMPTQ Madinatul Huffadz ini sukses mendapatkan apresiasi hangat dari seluruh hadirin yang memadati venue acara.

​Lewat tausiyahnya, Haikal berhasil menekankan bahwa kesantunan berinteraksi di alam siber merupakan cerminan utama dari kualitas budi pekerti generasi muda muslim masa kini. (*)

Editor : Mizan Ahsani
Festival Dai Cilik 2026 media sosial ngawi remaja