Jawa Pos Radar Madiun – Mengejar kepopuleran dan pengakuan di jagat maya kerap kali membuat sebagian generasi muda terlena hingga mengabaikan kewajiban paling mendasar sebagai seorang muslim.
Peringatan tegas mengenai prioritas hidup tersebut disampaikan oleh Mila Birrahma Widya Rahayu pada babak penyisihan Festival Dai Cilik 2026 Tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Ngawi, Senin (12/10).
Tampil percaya diri di panggung Pendapa Wedya Graha mewakili MTs Darul Hikmah Ngompak, Mila membawakan topik "Remaja Islami Berakhlak Mulia: Menebar Kebaikan di Dunia Nyata dan Media Sosial".
Di hadapan dewan juri, ia menyentil fenomena anak muda masa kini yang begitu ambisius mengejar konten tular (viral) namun melalaikan tiang agama.
"Apalah artinya menjadi trending dan viral kalau kita tidak mengerjakan salat lima waktu? Keteladanan utama kita adalah Nabi Muhammad SAW agar kita tetap berakhlak mulia dan senantiasa taat," tegas Mila.
Siswi MTs Darul Hikmah Ngompak ini mengingatkan bahwa salat merupakan benteng utama yang membimbing seorang remaja agar tidak terjerumus ke dalam dampak negatif media sosial. (*)
Editor : Mizan Ahsani