Perkuat Nasionalisme Generasi Muda, Bakesbangpol Ngawi Gelar Diklat PIP bagi Purna Paskibraka

Satrio Jati • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46 WIB
Para Purna Paskibra Ngawi saat mengikuti diklat Pembinaan Ideologi Pancasila yang diinisiasi oleh Bakesbangpol Ngawi bersama BPIP di ruang Command Center, Jumat (16/10).
Para Purna Paskibra Ngawi saat mengikuti diklat Pembinaan Ideologi Pancasila yang diinisiasi oleh Bakesbangpol Ngawi bersama BPIP di ruang Command Center, Jumat (16/10).

Jawa Pos Radar Madiun - Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) bagi Purna Paskibraka Ngawi menjadi langkah strategis yang berkelanjutan bagi pemerintah daerah.

Sebagai pemuda pilihan, mereka diharapkan mampu menjadi duta atau ambassador Pancasila yang memberikan teladan nyata di tengah masyarakat maupun lingkungan sekolah.

Langkah konkret tersebut diwujudkan oleh Bakesbangpol Ngawi yang berkolaborasi dengan BPIP RI dengan menggelar diklat PIP di Command Center Ngawi pada Jumat (16/10).

"Selain menanamkan nilai nilai ideologi Pancasila dan cara aktualisasinya, kami ingin para Purna Paskibra Ngawi ini menambah wawasan kebangsaannya," ujar Kepala Bakesbangpol Ngawi, Agus Hariyanto.

Agus menekankan bahwa pemahaman tentang sejarah Pancasila dan para tokoh pendiri bangsa sangat esensial bagi para pemuda.

Baca Juga: 7 Laptop Bisnis dengan Fitur Keamanan Privasi Paling Canggih dan Lengkap 

Dalam jangka panjang, program tersebut dirancang untuk mempersiapkan para Purna Paskibra Ngawi menjadi kader pemimpin masa depan yang berlandaskan nilai luhur bangsa.

"Sasaran jangka pendeknya untuk membentuk karakter purna yang berintegritas, disiplin tinggi, dan memiliki ketahanan mental menghadapi disrupsi informasi saat ini," imbuhnya.

Agus mengungkapkan, urgensi pelaksanaan Diklat PIP bagi para Purna Paskibra sangatlah tinggi dan krusial.

Setelah menyelesaikan tugas seremonial pengibaran bendera yang penuh dengan disiplin fisik dan mental, para purna sering kali menghadapi fase transisi di mana semangat nasionalisme tersebut berisiko meredup.

"Karenanya kegiatan ini menjadi jembatan transisi untuk mengubah semangat seremonial menjadi nasionalisme substantif seperti karya nyata, pemikiran kritis, dan kontribusi sosial di tengah masyarakat," terangnya.

Baca Juga: Statistik Megawati Hangestri pada Laga Hyundai Hillstate vs GS Caltex di KOVO Cup 2026

Melalui Diklat PIP ini, para purna dibekali pemahaman kritis agar mampu menyaring informasi, menjadi agen penangkal radikalisme, serta merawat kebinekaan di lingkungan pergaulan mereka kelak.

"Ini merupakan langkah investasi strategis negara untuk merawat pemuda bangsa agar tetap tepat sasaran menjadi penggerak persatuan dan penjaga nilai luhur Pancasila di era modern," tegasnya.

Agus berpesan agar para Purna Paskibra mampu menyerap ilmu pengetahuan dan penanaman sikap dengan sebaik baiknya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur Program Paskibraka BPIP RI, Devi Vijayanti Octavia, beserta para pengajar atau maheswara Diklat PIP.

"Semoga mampu menjadi insan berpribadi yang unggul, berbudi pekerti luhur, berwawasan luas, berkarakter kuat, sehat fisik, dan mental yang tangguh," pungkasnya. (rio/*)

Editor : Mizan Ahsani
diklat pip Bakesbangpol ngawi paskibraka Pancasila