Jawa Pos Radar Madiun - Beberapa bulan terakhir menjadi waktu yang berat bagi Pratama Arhan. Bek kiri Timnas Indonesia itu menghadapi banyak persaingan.
Di posisi bek kiri, ia harus bersaing dengan Calvin Verdonk, pemain keturunan yang mulai jadi favorit Shin Tae-yong untuk mengawal sisi kiri Timnas Indonesia.
Selain Calvin Verdonk, Arhan juga harus bersaing dengan Salim Nauderer di luar lapangan.
Pacar Rachel Vennya itu dikabarkan menjalin perselingkuhan dengan Azizah Salsha, istri Arhan yang baru dinikahi setahun lalu.
Mirisnya, kabar perselingkuhan ini viral tepat di hari anniversary pernikahan Arhan dan Azizah, yakni pada Selasa (20/8) kemarin.
Publik dibuat geram lantaran kabar tak sedap ini mencuat hanya beberapa hari jelang bergulirnya Ronde Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Pun, Indonesia akan meladeni tim-tim berat seperti Arab Saudi dan Australia di dua laga perdananya.
Terkait persaingan di posisi bek kiri, Shin Tae-yong diyakini tak akan tinggal diam dengan mencuatnya kabar perselingkuhan istri Arhan.
Sebab, pelatih asal Korea itu selalu mempertimbangkan banyak faktor non teknis di luar lapangan dalam memilih pemain terbaik untuk bergabung dengan skuad Garuda.
Lantas, bagaimana kans Arhan dalam mengisi pos bek kiri Timnas Indonesia setelah kabar perselingkuhannya meledak?
Berikut catatan-catatan menarik dari Arhan dan Calvin Verdonk.
Pratama Arhan
Klub: Suwon FC (K-League 1, Korea)
Performa:
Arhan sempat kesulitan mendapatkan menit bermain yang cukup di Tokyo Verdy, namun tetap menjadi andalan di Timnas.
Ia juga dikenal dengan kemampuan melempar jauh, kecepatan, dan determinasi dalam menyerang dan bertahan.
Kebijakan Shin Tae-yong:
Pelatih Shin Tae-yong sering memilih Arhan karena etos kerja yang tinggi dan kemampuan defensif serta kontribusi saat set-piece.
Baca Juga: Istri Diduga Selingkuh, Pratama Arhan Unggah Foto Ijab Kabul, Bikin Netizen Bertanya-tanya
Calvin Verdonk
Klub: NEC Breda (Eredivisie, Belanda)
Performa:
Calvin Verdonk menjadi starter reguler di klubnya dengan menit bermain yang konsisten.
Verdonk lebih unggul dalam hal pengalaman di kompetisi Eropa, memiliki akurasi umpan silang, serta stabilitas dalam bertahan.
Kebijakan Shin Tae-yong:
Calvin Verdonk sempat dipilih mengisi starting line up Garuda saat menghadapi Filipina di Ronde Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Shin Tae-yong meyakini, Calvin Verdonk dapat memenuhi kebutuhan taktikal yang lebih tinggi.
Persaingan di Timnas
Shin Tae-yong cenderung memilih pemain berdasarkan kebutuhan taktik dalam pertandingan tertentu.
Arhan sering diandalkan dalam pertandingan yang memerlukan ketepatan set pieces, sementara Verdonk dipilih untuk menjaga stabilitas dalam menyerang dan bertahan dalam open play.
Dengan demikian, persaingan antara Arhan dan Verdonk di posisi bek kiri menjadi salah satu yang menarik untuk disaksikan.
Mengingat keduanya diyakini memiliki kualitas yang bisa mengangkat performa Timnas Indonesia di kualifikasi Piala Dunia yang akan datang. (naz)
Editor : Mizan Ahsani