Jawa Pos Radar Madiun - Indonesia melakoni laga kandang pertamanya di Piala AFF 2024, Kamis (12/12) malam melawan Laos.
Bermain di Stadion Manahan, Solo, laga Indonesia vs Laos berlangsung ketat.
Laos yang menempati ranking 186 FIFA mengejutkan skuad Garuda dengan gol-gol cepatnya di babak pertama.
Adapun gol-gol Laos tercipta berkat kelengahan lini belakang Timnas Indonesia yang dikawal Kadek Arel, Kakang, dan kapten Muhammad Ferarri.
Laos unggul lebih dulu berkat gol Panyavong di menit ke-9.
Gol pertama Laos tercipta dari skema serangan balik cepat yang langsung membuat lini belakang timnas kocar-kacir.
Beruntung, Kadek Arel mampu menyamakan kedudukan di menit ke-12.
Sayangnya, skor imbang tak bertahan lama.
Gawang Indonesia lagi-lagi kebobolan berkat skema serangan balik cepat Laos.
Di menit ke-13, Phommatep kembali membuat Laos unggul 1-2 atas Indonesia. Lagi-lagi, lini belakang Indonesia terlihat rapuh dengan serangan cepat lawan.
Gol tersebut membuat Rafael Struick dkk terlecut. Memasuki menit ke-18, sundulan Ferarri berhasil membelokkan bola lemparan jauh dari Pratama Arhan ke gawang Laos.
Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Indonesia kembali mencoba mencari momentum.
Di menit ke-69, Indonesia kehilangan satu pemain lantaran Marselino Ferdinan diganjar kartu kuning keduanya.
Kesabaran Garuda membuahkan hasil di menit ke-72.
Ferarri mencetak gol keduanya lewat sundulan terarah yang tak mampu dihalau kiper Laos.
Gol Ferarri bukan satu-satunya yang tercipta di babak kedua.
Laos sukses menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di menit ke-77 berkat gol Panthavong.
Hingga peluit akhir dibunyikan wasit, skor tak berubah.
Indonesia yang menempati peringkat 125 FIFA ditahan imbang 3-3 oleh Laos yang menduduki ranking 186 FIFA, di kandang Garuda sendiri.
Ragam Reaksi Warganet
Hasil imbang ini menghasilkan reaksi beragam di kalangan warganet.
Indonesia yang menempati ranking 125 FIFA hanya meraup hasil imbang di kandang sendiri menghadapi Laos yang berperingkat 186.
Hal itu terlihat di kolom komentar postingan skor oleh akun resmi Timnas Indonesia di Instagram.
Banyak yang memberi semangat dan apresiasi, namun tak sedikit pula yang memberi kritikan.
Sejumlah warganet juga mengomentari keputusan wasit terhadap gol ketiga Laos, di mana bola diyakini sudah keluar lapangan sebelum gol tercipta.
Hal itu disampaikan @annfrhnn di kolom komentar akun timnas, @timnasindonesia.
"Udah ga heran untuk kompetisi semegah piala aff yg notabene sekelas piala soeratin gada teknologi var yg mumpuni," tulisnya.
"Habis Kita, di-bully sama Malaysia," sahut @mohammadakbart.
Warganet lain memberi semangat kepada para pemain muda timnas.
"Yg kecewa menepi, yg setia trus berdiri, mimpi itu masih ada, berjuang layaknya garuda," tulis @barok_ib.
Performa lini tengah Indonesia yang kurang krearif, acap kehilangan bola, dan tak banyak melakukan progresi ke depan, tak luput dari komentar warganet.
"Lawan Vietnam Sumardji aja yg jadi gelandang tengah," tulis @nusantara.ballers.
Adapun Sumardji merupakan manajer Timnas Indonesia atau kepala Badan Timnas Indonesia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani