Jawa Pos Radar Madiun – Laga perdana final four Proliga 2025 divisi putri antara Jakarta Pertamina Enduro (JPE) melawan Jakarta Electric PLN berlangsung menarik.
Jordan Thomson yang baru direkrut JPE tampil gacor pada set pertama laga yang digelar di GOR Jayabaya Kediri hari Kamis 17 April 2025 itu.
Jakarta Pertamina Enduro berhasil memenangkan set pertama dengan skor 20-25.
Tim besutan pelatih Bulent Karslioglu itu mencoba kembali mendominasi di awal set kedua. Mereka sukses memimpin perolehan poin saat technical time out pertama, skor 5-8.
Nampaknya kemenangan pada set sebelumnya menjadi motivais Jordan Thomson dan kawan-kawan meladeni perlawanan para pemain Jakarta Electric PLN.
Mereka telihat mampu mengontrol jalannya pertandingan di awal set kedua itu. Jakarta Pertamina Enduro terus memimpin perolehan poin.
Jordan Thomson dan kawan-kawan sukses menambah keunggulan mereka hingga berjarak lima poin saat skor 6-11.
Sebaliknya, para pemain Jakarta Electric PLN mulai terlihat keteteran menahan gempuran lawannya. Hal itu direspon Chamna Dokmai yang meminta time our pertama, skor 6-12.
Tim yang diperkuat middle blocker kawakan Indonesia Agustin Wulandari itu masih terus ditekan rivalnya di laga perdana final four Proliga 2025 itu.
Selisih poin kedua tim semakin lebar. JPE unggul jauh, sementara lawannya belum berhasil menambah poin, skor 6-14.
Jordan Thomson dan kawan-kawan sukses mempertahankan keunggulan mereka hingga technical time out kedua tanpa kesulitan.
Kedudukan saat itu 7-16. Agustin Wulandari nampak memberikan dorongan semangat kepada rekan-rekannya selama rentang waktu jeda di paruh set kedua tersebut.
Pelatih Jakarta Electric PLN melakukan rotasi pemain. Kelsey Marie Robinson Cook digeser ke posisi outside hitter untuk berduel dengan Jordan Thomson.
Itu setelah Polina beberapa kali kalah dalam duel udara melawan opposite asal Amerika Serikat itu.
Perlahan, Agustin Wulandari cs berhasil memangkas ketertinggalan poin mereka sehingga menyisakan selisih enam poin saat kedudukan 13-19.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Bulent Karslioglu harus melakukan time out pertama lantaran poin lawan mendekat 16-20.
Polina mencetak poin beruntun merubah kedudukan menjadi 18-20. Jakarta Electric PLN terlihat menunjukkan kebangkitan mereka.
Mereka memberikan perlawanan sengit kepada Jakarta Pertamina Enduro yang mendominasi sejak awal set kedua itu.
Jordan Thomson dan kawan-kawan berusaha kembali ke ritme permainan terbaiknya. Mereka tak ingin kehilangan kemenangan yang sudah ada di depan mata.
Bulent Karslioglu kembali meminta time out setelah Jakarta Electric PLN berhasil memepet perolehan poin mereka menjadi 22-23.
Serangan Jakarta Pertamina Enduro yang hanya bertumpu pada Jordan Thomson mudah dibaca lawannya.
Sebaliknya Agustina Wulandari tampil lebih taktis, dan serangan yang dilancarkan lebih variatif. Mereka berhasil berbalik unggul 24-23.
Sayangnya, Ersadrina melakukan servis error yang mengakibatkan skor imbang dan deuce.
Chamna Dokmai melakukan time out kedua saat kedudukan 24-25. Kesempatan mengakhiri set kedua gagal dimanfaatkan para pemain Jakarta Pertamina Enduro.
Skor imbang terus terjadi hingga skor 26-26. Spike Iana Shcherban membuat JPE match poin. Mereka akhirnya sukses mengkandaskan perlawanan Jakarta Electric PLN di set kedua itu.
Jordan Thomson dan kawan-kawan menang dengan skor 28-26. (sib)
Editor : Budhi Prasetya