Jawa Pos Radar Madiun - Bek Real Madrid, Antonio Rudiger, menjadi sorotan usai insiden kontroversial di final Copa del Rey melawan Barcelona, Minggu (27/4/2025).
Rudiger diusir keluar lapangan setelah melemparkan benda — yang dilaporkan adalah es batu — ke arah wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea.
Kejadian bermula di detik-detik akhir laga, saat Real Madrid tertinggal 3-2 dari Barcelona setelah sebelumnya sempat memimpin.
Setelah pelanggaran yang dilakukan Kylian Mbappe terhadap Eric Garcia, emosi di bangku cadangan Madrid memuncak.
Rudiger, yang sudah diganti, terlihat melempar es ke arah wasit.
Wasit Ricardo de Burgos Bengoetxea langsung memberikan kartu merah, diikuti oleh Lucas Vazquez yang memasuki lapangan untuk memprotes keputusan tersebut.
Gelandang Real Madrid, Jude Bellingham, juga diusir usai menghampiri wasit dengan sikap agresif.
Melalui Instagram Story, Rudiger mengakui kesalahannya dan menyampaikan permintaan maaf.
"Jelas tidak ada alasan untuk perilaku saya. Saya sangat menyesal atas hal itu. Sekali lagi, saya minta maaf kepada wasit dan semua orang yang telah saya kecewakan," tulis Rudiger.
Menurut kode disiplin Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), Rudiger terancam hukuman berat:
• Jika dianggap kekerasan ringan terhadap wasit (Pasal 101), Rudiger bisa dihukum larangan bermain 4 hingga 12 pertandingan.
• Jika masuk kategori penyerangan terhadap wasit (Pasal 104), larangan bisa mencapai 3 hingga 6 bulan.
• Jika dinilai menimbulkan risiko serius, hukuman bisa diperpanjang hingga 6 bulan hingga 1 tahun.
Pihak Real Madrid kini menunggu keputusan resmi dari RFEF terkait sanksi ini.
Hasil Pertandingan dan Latar Belakang Ketegangan
Final Copa del Rey berlangsung dramatis.
Pedri membawa Barcelona unggul cepat, namun Real Madrid sempat membalikkan kedudukan melalui gol Kylian Mbappe dan Aurelien Tchouameni.
Akhirnya Ferran Torres menyamakan skor dan membawa laga ke perpanjangan waktu.
Gol Jules Kounde di menit ke-116 memastikan kemenangan 3-2 Barcelona atas rival abadinya.
Ketegangan antara Real Madrid dan De Burgos Bengoetxea sendiri sudah terjadi sebelum laga, terkait tudingan Real atas ketidakadilan wasit di La Liga musim ini. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira