Jawa Pos Radar Madiun – Pecinta game Mobile Legends Bang-Bang (MLBB) kembali disuguhi pertandingan seru dalam MPL ID season 15 week 9.
Evos dan Navi saling berhadapan ada match dua tim esport profesional hari Sabtu 24 Mei 2025.
Duel itu jadi ajang pembuktian bagi dua pemain Evos yakni Albert (jungler) dan KYY (roamer). Player veteran sarat pengalaman it dituntu membawa timnya memenangi match tersebut.
Meski sudah dipastikan tidak lolos ke babak playoff, roster kedua tim tetap penunjukan performa terbaiknya.
Evos yang dikenal pernah dikenal sebagai tim kuat di MPL ID season-season sebelumnya bersama RRQ Hoshi ingin menutup regular season dengan meraih kemenangan.
Game pertama, mereka menggunakn deretan hero Evos : Albert (Guinevere, Regi (Cici), Swaylow (Pharsa) KYY (Chip) Erlan (Harith).
Semetara para roster Navi mencoba melawan dengan memainkan Xyve (Irithel), Febbb (Benedeta), Kars (Kalea), Xmagic (Valentina), Washipaul (Baxia).
Albert dan kawan-kawan mendapat perlawanan ketat di early game. Namun mereka bisa mendominasi dan memenangkan game pertama.
Kekalahan itu tidak membuat player Navi terpuruk. Mereka mencoba bangkit di game kedua.
Kali ni mereka pilh menggunakan Hayabusa (Washipaul), Granger (Xyve), Kimmy (Xmagic), Gloo (Febbb) dan Kalea (Kars).
Sedangkan di pihak Evos tidak banyak perubahan. Sebagian besar masih menggunakan hero seperti pada game sebelumya.
Hanya Regi yang beralih memainkan Xborg di exp lane untuk mengimbangi Gloo yang digunakan Febbb.
Hasilnya Navi berhasil membalas kekalahan. Mereka berhasil memenangkan game kedua pada menit ke-18 lebih 33 detik.
Skor game pun menjadi imbang 1-1. Kedua tim harus memainkan game ketiga yang jadi penentuan.
Meraih kemenangan menjadi target kedua tim. Navi membawakan hero Fredin (Washipaul), Granger (Xyve), Luo Yi (Xmagic), Cici (Febbb) dan Kalea (Kars).
Di pihak Evos, Albert memainkan SuYou, sementara empat player lain KYY (Baxia), Swaylow (Pharsa), Regi (Gatokaca) dan Erlan (Harith).
Navi yang memilih hero tank nampaknya ingin membawa match ketiga hingga late game. Sempat tertekan di awal permainan.
Mereka sempat berhasil membalikkan keadaan hingga sukses menghancuran satu base turet Evos.
Kondisi krang menguntungkan itu membuat Albert cs lebih hati-hati Mereka tak ingin gegabah mengingat saat itu sudah memasuki late game.
Kesabaran para pemain Evos menunjukan hasil. Mereka berhasil mengedalikan permainan.
Akhirnya Albert dan kawn-kawan mengakhiri perlawanan Navi pada menit ke-28 lebih 30 detik.
Kemengan itu setidaknya membuktikan jika duet party anomali yakni Albert dan KYY masih layak menyandang status sebagai pro player game MLBB di Indonesia. (sib)
Editor : Budhi Prasetya