Jawa Pos Radar Madiun – Bursa transfer Liga 1 Indonesia mulai memanas dengan pergerakan mengejutkan dari Madura United.
Klub berjuluk Laskar Sape Kerrab itu memperkenalkan rekrutan barunya, Ahmad Nufiandani, tanpa rumor panjang atau spekulasi di media.
Kepindahan eks penyerang sayap Dewa United ini diumumkan langsung oleh pihak klub melalui media sosial resmi.
"Ahmad Nufiandani kini bagian dari Laskar Sape Kerrab. Bersiap untuk gebrakan dari sisi lapangan," tulis akun Instagram resmi Madura United.
Menariknya, dalam kolom komentar unggahan tersebut, Nufiandani langsung menyapa para suporter dengan kalimat khas daerah, "Assalamualaikum Madura. Salam sethong dere."
Perekrutan Nufiandani terkesan senyap, tetapi jelas strategis.
Kedatangannya diyakini untuk mengisi lubang yang ditinggalkan Andi Irfan, yang telah hengkang dari skuad.
Berusia 30 tahun, Ahmad Nufiandani bukan nama baru di Liga 1.
Ia memiliki pengalaman yang cukup luas di sayap kanan dan terbukti mampu berkontribusi dalam skema permainan tim.
Selama dua musim membela Dewa United, Nufiandani mencatat total 45 penampilan, dengan kontribusi gol dan assist yang cukup impresif.
Pada musim perdananya, ia menyumbangkan empat gol dan lima assist dari 22 laga, sembilan di antaranya sebagai starter.
Sementara pada musim 2024/2025, meskipun tanpa mencetak gol, ia berhasil mencatat enam assist dalam 23 penampilan, termasuk 12 kali sebagai starter.
Data tersebut dikutip dari situs statistik Transfermarkt.
Kedatangan Nufiandani ke Madura United juga membuka kembali memori tentang Derbi Suramadu yang pernah ia jalani saat membela Persebaya Surabaya.
Ia bahkan sempat mencetak gol dalam laga panas tersebut pada musim 2023.
Pengalaman itu menjadi nilai tambah bagi Madura United yang tengah membentuk ulang komposisi timnya.
Sementara itu, perombakan besar juga terjadi di sektor pemain asing.
Madura United telah resmi melepas tiga nama: Bryan Angulo, Youssef Ezzejjari, dan Miljan Skrbic.
Ketiganya merupakan bagian penting dari lini depan musim lalu, namun klub memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak mereka.
Presiden klub Achsanul Qosasi mengucapkan terima kasih atas dedikasi ketiga pemain asing tersebut, seraya memastikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan nama-nama pengganti.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada ketiga pemain asing atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mereka selama berseragam Madura United," ujarnya.
"Madura United akan terus berbenah dan melakukan persiapan matang untuk menghadapi musim baru dengan semangat dan komitmen tinggi. Yang pasti, kami sudah mengantongi beberapa nama untuk pengganti mereka semua, tunggu saja,” ujar Achsanul dikutip dari laman resmi Liga Indonesia.
Meski tiga pemain asing dilepas, Madura United tetap mempertahankan beberapa pilar asing seperti Iran Junior, Pedro Monteiro, dan Jordy Wehrmann.
Khusus Jordy, sang gelandang asal Belanda itu telah dipastikan memperpanjang kontrak hingga dua musim ke depan.
Namun, masa depan dua pemain asing lainnya, Lulinha dan Kerim Palic, masih belum diumumkan secara resmi.
Dengan komposisi pemain yang terus diperbarui dan strategi transfer yang terencana, Madura United tampaknya serius membentuk tim yang lebih kompetitif untuk menghadapi Liga 1 dan berbagai turnamen mendatang.
Kedatangan Nufiandani bukan hanya soal teknis di lapangan, melainkan juga simbol dari semangat baru klub yang siap bangkit dengan karakter kuat. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira