Jawa Pos Radar Madiun – Gelaran Piala Presiden 2025 meninggalkan kejadian tidak mengenakkan bagi Timnas Indonesia.
Ole Romeny, striker andalan Skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2026 mengalami cedera dalam pertandingan Oxford United melawan Arema FC.
Pelatihnya, Gary Rowett, mengungkapkan kondisi cedera pemain muda itu cukup parah.
"Kita tidak tahu secara pasti mengenai kondisinya, tetapi itu cedera yang parah," ungkapnya seusai final Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu 13 Juli 2025, seperti dilansir dari JawaPos.com.
Ole Romeny harus meninggalkan lapangan setelah ditekel keras oleh Paulinho pada menit ke-16.
Sempat berjalan terpincang, pemain berumur 24 tahun itu akhirnya harus ditandu keluar lapangan.
Ia juga terpaksa meninggalkan ajang Piala Presiden 2025 lebih awal ketimbang rekan-rekannya di Oxford United yang masih harus berlaga di pertandingan final melawan Thailand Port FC.
Tak hanya absen di partai puncak turnamen pra musim itu, Ole diprediksi juga tak bisa bermain sementara waktu pada pertandingan-pertandingan selanjutya.
"Tentu saja, itu tidak menyenangkan bagi kami untuk kehilangan Ole Romeny, dan tentu saja untuk Timnas Indonesia, di mana kami kehilangan akibat tekel yang buruk saat itu," ucap Gary.
"Namun, Ole akan bangkit dan kita akan lihat nantinya," tambahnya.
Sementara itu, Oxford United harus menelan kekalahan pada laga final. Skuad asuhan Gary Rowett itu kalah dengan skor 1-2 dan harus rela menjadi runner up.
Padahal, mereka unggul lebih dulu melalui gol gol Mark Harris pada menit ke-8. Namun, Port FC yang diperkuat pemain Timnas Indonesia Asnawi Mangkualam itu mampu bangkit.
Tak tangung-tanggung, mereka sukses menyamakan kedudukan pada menit ke-43 melalui Teerasak Poephimai. Gol kemenangan mereka dicetak oleg Brayan Andrea Perea di menit ke-48.
Dilansir dari JawaPos.com, hingga artikel ini ditulis, belum diketahui berapa lama Ole Romeny harus absen merumput.
Menilik penjelasan dari Gary Rowett, kemungkinan Ole harus berisitrahat cukup lama mengingat cederanya tergolong parah dan memerlukan waktu pemulihan tak sebentar.
Padahal, Timnas Indonesia memiliki jadwal pertandingan di bulan September mendatang. Skuad Garuda harus menghadapi Kuwait dan Lebanon pada FIFA Matchday.
Dua laga tersebut dilakukan guna mempersiapkan tim untuk mengikuti Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Diketahui, Jay Idzes dan kawan-kawan bakal kembali berlaga di ajang penting itu pada bulan Oktober 2025.
Editor : Budhi Prasetya