Jawa Pos Radar Madiun - Petinju kelas berat Arslanbek Makhmudov melontarkan peringatan keras kepada Anthony Joshua agar menepati janjinya untuk naik ring bersamanya.
Ia mengklaim, Joshua sempat berjanji akan bertarung dengannya jika dirinya mampu menumbangkan Dave Allen.
Makhmudov menepati ucapannya.
Petinju asal Rusia yang kini menetap di Kanada itu menang KO dominan di Sheffield, awal Oktober lalu.
Kini, ia menantang Joshua agar tidak mengingkari janji tersebut.
“Saya siap. Saya sudah mengalahkan Allen. AJ berjanji, Kalau saya menang, dia akan bertarung dengan saya selanjutnya,” kata Makhmudov kepada Sky Sports.
Momentum Makhmudov Kembali Bangkit
Petinju berusia 35 tahun itu tengah memulihkan kariernya setelah sempat kalah dari Agit Kabayel dan Guido Vianello.
Kemenangan terakhirnya atas Allen menjadi sinyal kebangkitan, sekaligus mengingatkan dunia akan kekuatan pukulannya.
Dari 21 kemenangan profesional, Makhmudov mencatat 19 di antaranya lewat KO.
Dengan rekor tersebut, ia kini menjadi salah satu penantang berbahaya bagi Joshua yang sedang berupaya membangun kembali kariernya pascakekalahan dari Daniel Dubois pada 2024.
Joshua Fokus ke Proyek Besar di Afrika
Sementara itu, promotor Eddie Hearn memastikan bahwa Joshua masih dalam tahap perencanaan “comeback” besar.
Ia bahkan menyebut kemungkinan pertarungan di Afrika sebagai bagian dari proyek ekspansi Matchroom Boxing.
“Ini bukan pertarungan AJ, tapi semacam pratinjau. Kami ingin membuka jalan untuk laga besar di Afrika,” ujar Hearn kepada The Ring.
Joshua, keturunan Nigeria, memang sudah lama bermimpi menggelar duel akbar di benua Afrika.
Itu menjadi penghormatan terhadap pertarungan legendaris Muhammad Ali vs George Foreman di Zaire tahun 1974.
Jika semua berjalan sesuai rencana, jadwal tinju dunia antara Joshua vs Tyson Fury disebut bisa terwujud pada 2026. (naz)
Editor : Mizan Ahsani