Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Malu-Maluin! Dari 10 Stadion Italia, Hanya Allianz Stadium Milik Juventus yang Siap Gelar Euro 2032

Andi Chorniawan • Rabu, 5 November 2025 | 00:47 WIB
Allianz Stadium markas Juventus yang menghasilkan banyak uang.
Allianz Stadium markas Juventus yang menghasilkan banyak uang.

Jawa Pos Radar Madiun – Italia bersama Turki terpilih menjadi tuan rumah gelaran Euro 2032.

Namun dari sepuluh stadion yang diajukan, hanya Allianz Stadium milik Juventus di Turin yang benar-benar memenuhi standar penuh UEFA.

Kondisi ini kembali mengingatkan lemahnya pembaruan infrastruktur sepak bola Italia yang tertinggal jauh dibandingkan negara-negara Eropa lainnya.

Baca Juga: La Grande Indonesia Desak PSSI Minta Maaf Resmi Usai Gagal ke Piala Dunia 2026

Allianz Stadium menjadi satu-satunya arena di Italia yang telah memenuhi seluruh regulasi UEFA.

Baik dari segi keamanan, fasilitas media, aksesibilitas, hingga teknologi pertandingan.

Stadion berkapasitas sekitar 41.500 penonton ini dibuka pada 2011, dan sejak itu menjadi contoh ideal stadion modern berkonsep ramah lingkungan dengan sistem pencahayaan, kursi lipat, serta konektivitas digital yang terintegrasi penuh.

9 Stadion Italia Lain Masih Tertinggal

Dari total 10 stadion yang diajukan, sembilan lainnya dianggap tidak memenuhi standar modern.

Nama-nama besar seperti San Siro (Milan), Stadio Olimpico (Roma), Stadio Diego Armando Maradona (Napoli), hingga Renato Dall’Ara (Bologna) masuk daftar stadion usang.

UEFA menilai fasilitas kesembilan stadion itu sudah ketinggalan zaman dari sisi infrastruktur, keamanan, maupun akses penonton.

Sementara itu, Turki telah membangun lebih dari 13 stadion baru dalam beberapa tahun terakhir.

Turki menunjukkan keseriusannya dalam modernisasi infrastruktur sepak bola.

UEFA: Italia Butuh Investasi Besar

Direktur UEFA Michele Uva mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi stadion di Italia.

“Italia butuh lima stadion untuk Euro 2032, dengan proyek yang sudah disetujui dan dibiayai. Saat ini hanya satu yang siap, stadion di Turin,” ujarnya.

“Stadio Olimpico butuh perbaikan, dan situasi di San Siro jauh lebih rumit. Setahun sudah berlalu sejak hak penyelenggaraan diberikan, tapi progresnya minim.”

Kondisi ini menegaskan bahwa meski Italia adalah salah satu kekuatan sepak bola dunia.

Namun infrastrukturnya tertinggal dua dekade dibandingkan Inggris, Spanyol, atau Jerman.

Sebagian besar stadion di Serie A masih dikelola pemerintah kota, bukan klub, sehingga renovasi besar sulit dilakukan tanpa restu politik dan birokrasi panjang.

Allianz Stadium menjadi pengecualian karena Juventus membangun dan mengelolanya secara mandiri. 

Terancam Minta Bantuan Venue Negara Tetangga 

UEFA membutuhkan total lima stadion dari Italia dan lima dari Turki untuk menjadi venue resmi Euro 2032.

Namun, jika hingga 2027 tak ada progres signifikan, Italia berisiko hanya mengandalkan Allianz Stadium dan harus meminta bantuan venue tambahan dari negara tetangga. (cor)

Editor : Andi Chorniawan
#allianz stadium #italia #stadion #krisis #EURO 2032 #tuan rumah