Jawa Pos Radar Madiun - Persib Bandung gagal mengamankan tiket 16 besar setelah kalah dramatis 2-3 dari Lion City Sailors pada laga kelima Grup G AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 di Stadion Bishan, Rabu (26/11) malam.
Meski Thom Haye tampil menonjol dengan dua assist, Maung Bandung tetap pulang tanpa poin.
Pertandingan dimulai dengan tekanan tinggi Persib yang langsung menguasai bola.
Namun Lion City justru membuka skor pada menit kesembilan lewat Lennart Thy yang lepas dari jebakan offside sebelum men-chip bola melewati Teja Paku Alam.
Hanya dua menit kemudian, Persib membalas melalui sontekan Frans Putros setelah menerima umpan Thom Haye.
Jual beli serangan terjadi sepanjang babak pertama. Lion City mengancam lewat peluang kedua Thy di menit ke-20, sementara tembakan keras Thom Haye di menit ke-27 masih tepat mengarah ke kiper. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Di awal babak kedua, Persib berbalik unggul 2-1 melalui sundulan Andrew Jung pada menit ke-56 memanfaatkan crossing Thom Haye.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Shawal Anuar menyamakan skor 2-2 pada menit ke-63 setelah memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan.
Persib mencoba merespons cepat lewat serangan Thom Haye dan tiga ancaman sundulan Ramon serta Julio Cesar, tetapi semuanya gagal berbuah gol.
Situasi kembali berubah pada menit ke-71 ketika Anderson Lopes lolos dari pengawalan dua bek Persib dan mencetak gol penentu kemenangan Lion City.
Meski kalah, Persib tetap memimpin klasemen Grup G dengan 10 poin—jumlah yang sama dengan Bangkok United—berkat hasil imbang 1-1 Bangkok kontra Selangor FC.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyoroti buruknya konsentrasi lini belakang sebagai penyebab utama kekalahan.
"Jika bisa mencetak dua gol di laga tandang dan mengalami kekalahan, maka harus dipertanyakan pada diri sendiri bagaimana cara tim bertahan," ujar Bojan.
"Kami sudah berkata sejak sebelum pertandingan bahwa mereka akan memainkan umpan panjang dan kami terlalu naik di pertahanan hari ini," lanjutnya.
Menurut Bojan, Persib sebenarnya menciptakan peluang berbahaya tetapi penyelesaian akhirnya tidak optimal.
"Secara penyerangan, kami selain mencetak dua gol, kami mempunyai beberapa peluang dan seharusnya ada gol lainnya. Tapi cara kami melakukan finishing tidak maksimal," tegasnya.
Ia juga menyoroti kontribusi para pemain pengganti.
"Saya tidak senang dengan pemain yang masuk (sebagai pengganti) dan beberapa dari mereka harus bertanya kepada diri sendiri apakah sudah mengeluarkan permainan terbaik atau tidak," ujar Bojan.
Hasil ini membuat Persib harus menunda kepastian tiket 16 besar dan wajib menang pada laga terakhir jika ingin mengamankan posisi teratas. (op)
Editor : Ockta Prana Lagawira