JAKARTA - Langkah ONIC Esports di Swiss Stage M7 World Championship 2026 terganjal.
Tim berjuluk Raja Langit itu harus mengakui keunggulan Yangon Galacticos dalam laga krusial bracket high 1-0, Minggu (11/1/2026).
ONIC tumbang dengan tekanan berat sejak awal pertandingan dan kini harus berjuang di pool 1-1, sementara Yangon Galacticos melesat ke pool 2-0 dan semakin dekat dengan babak knockout stage.
ONIC Tertekan Sejak Early Game
Sejak 10 menit awal, ONIC sudah berada dalam posisi sulit. Skor eliminasi menunjukkan keunggulan Yangon Galacticos 7-4, dengan penguasaan map sepenuhnya berada di tangan wakil Myanmar tersebut.
Tekanan berlanjut pada menit ke-11 ketika ONIC kehilangan dua pilar penting, Kiboy dan Skylar, dalam satu momen krusial.
Kehilangan itu membuat ONIC gagal mengamankan Lord pertama, yang kemudian menjadi titik balik pertandingan.
Gold Gap Melebar, ONIC Kehilangan Kontrol
Berdasarkan statistik pertandingan Swiss Stage Match 15 Game 1, selisih ekonomi menjadi faktor penentu kekalahan ONIC.
Dalam waktu hanya 14 menit, perbedaan gold mencapai lebih dari 8.000 poin, dengan Yangon Galacticos unggul 46,3K berbanding 38,1K.
Dominasi laning dari Yangon Galacticos membuat hampir seluruh pemain ONIC tertinggal dalam perolehan gold individu.
Skylar yang menjadi pemilik gold tertinggi ONIC tetap tak mampu menandingi kekayaan Stitch dan Hann dari YG.
Objektif Jadi Milik Yangon Galacticos
Kegagalan ONIC semakin nyata pada perebutan objektif. Sepanjang laga, ONIC tak mampu merobohkan satu pun turret lawan.
Sebaliknya, Yangon Galacticos menghancurkan sembilan turret dan mengurung ONIC di area base.
Dalam perebutan objektif besar, YG mengamankan dua Turtle dan satu Lord, sementara ONIC hanya mampu merebut satu Turtle.
Kehilangan Lord pada fase awal menjadi pemicu snowball cepat yang sulit dihentikan.
Performa Individu YG Lebih Tajam
Lina dari Yangon Galacticos tampil sebagai MVP dengan catatan KDA 7/0/8. Ia bermain aman, efektif, dan bebas tekanan sepanjang pertandingan.
Di sisi ONIC, Sanz kesulitan berkembang dengan statistik 0/2/5, sementara Kairi tak mampu mengejar ketertinggalan level dan gold dari Hann. Kondisi ini membuat ONIC kalah dalam duel perebutan objektif dan teamfight penting.
Yangon Galacticos Dekat Knockout Stage
Kemenangan ini mengantar Yangon Galacticos menjadi tim keempat yang mengamankan posisi di pool 2-0. Satu kemenangan lagi akan memastikan tiket mereka ke babak knockout stage M7 World Championship 2026.
Sementara itu, ONIC Esports kini harus berjuang ekstra di pool 1-1.
Dengan format Swiss Stage yang ketat, setiap laga selanjutnya menjadi penentu nasib Raja Langit untuk tetap bertahan di jalur juara.
Editor : Ockta Prana Lagawira