JAKARTA – Puncak M7 World Championship akhirnya tiba.
Minggu, 25 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, publik Indonesia akan menyaksikan duel penentuan takhta dunia Mobile Legends: Bang Bang antara Alter Ego Esports dan Aurora Gaming PH.
Grand Final akan dimainkan dengan format Best of Seven (Bo7), menuntut konsistensi strategi, ketahanan mental, serta kedalaman draft dari kedua tim.
Info Pertandingan Grand Final M7
• Waktu: Minggu, 25 Januari 2026 | 18.00 WIB
• Venue: Tenis Indoor Senayan
• Format: Best of Seven (Bo7)
• Hadiah: Perebutan bagian terbesar dari total prize pool USD 1.000.000
Perjalanan Alter Ego: Miracle Run dari Lower Bracket
Alter Ego tiba di Grand Final sebagai simbol ketahanan dan kebangkitan. Setelah menjadi harapan terakhir Indonesia pasca tersingkirnya ONIC Esports, El Familia justru tampil semakin matang di fase krusial.
Di Swiss Stage, Alter Ego mencatatkan performa sempurna. Namun, langkah mereka sempat terhenti di Upper Bracket setelah dikalahkan Aurora Gaming PH dengan skor 1-3, memaksa turun ke Lower Bracket.
Jalur bawah menjadi panggung kebangkitan. Alter Ego menyingkirkan Team Spirit dengan skor 3-1, lalu mencatatkan epic comeback dramatis saat menumbangkan Team Liquid PH 3-2.
Tanpa jeda panjang, mereka kembali tampil solid dengan mengalahkan Selangor Red Giants 3-1 di Final Lower Bracket untuk memastikan tiket Grand Final.
Aurora Gaming PH: Jalur Mulus dan Disiplin Tinggi
Aurora Gaming PH melangkah ke partai puncak melalui jalur Upper Bracket dengan konsistensi tinggi.
Mereka menyingkirkan Alter Ego pada pertemuan awal Knockout Stage dengan skor 3-1, menunjukkan kontrol objektif dan ketenangan dalam tekanan.
Pada Final Upper Bracket, Aurora kembali memperlihatkan kualitas dengan menundukkan Selangor Red Giants lewat duel ketat lima game, 3-2, sekaligus menjadi tim pertama yang mengamankan tempat di Grand Final.
Karakter permainan Aurora dikenal rapi, sabar, dan efisien—terutama dalam penguasaan Lord, Turtle, serta eksekusi late game.
Balas Dendam atau Dominasi Berlanjut
Grand Final ini menjadi rematch dari duel Upper Bracket. Alter Ego datang dengan momentum kuat setelah rangkaian kemenangan di Lower Bracket, sementara Aurora Gaming PH memiliki keuntungan istirahat lebih panjang serta keunggulan psikologis.
Format Bo7 membuka ruang adaptasi lebih luas. Satu kesalahan kecil dapat berakibat fatal, tetapi momentum juga bisa berubah cepat.
Faktor stamina, kesiapan mental, dan kedalaman hero pool diprediksi menjadi pembeda utama.
Player Kedua Tim
Alter Ego Esports
• Nino (EXP)
• Yazukee (Jungle)
• Hijumee (Mid)
• Arfy (Gold)
• Alekk (Roam)
Aurora Gaming PH
• Edward (EXP)
• Demonkite (Jungle)
• Yue (Mid)
• Domengkite / Domeng (Gold)
• Light (Roam)
Pertaruhan Besar di Jakarta
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan trofi, tetapi juga momentum sejarah.
Indonesia terakhir kali menjuarai M-Series pada M1, dan Alter Ego kini berdiri di gerbang akhir untuk mengulang kejayaan tersebut di kandang sendiri.
Sorotan dunia akan tertuju ke Jakarta. Semua mata menunggu: apakah balas dendam Alter Ego akan terwujud, atau dominasi Aurora Gaming PH kembali berlanjut di panggung tertinggi MLBB.
Editor : Ockta Prana Lagawira