Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Hasil Grand Final AE vs RORA: Aurora Gaming PH Juara M7 World Championship! Alter Ego Kalah Telak 4 Game Beruntun

Ockta Prana Lagawira • Minggu, 25 Januari 2026 | 21:21 WIB
Alter Ego kalah telak 0-4 dari Aurora Gaming PH di Grand Final M7. Dominasi Filipina berlanjut di panggung dunia MLBB.
Alter Ego kalah telak 0-4 dari Aurora Gaming PH di Grand Final M7. Dominasi Filipina berlanjut di panggung dunia MLBB.

JAKARTA - Harapan Indonesia untuk mengulang kejayaan M-Series kembali tertunda.

Alter Ego Esports harus mengakui keunggulan mutlak Aurora Gaming PH setelah kalah 0-4 pada babak Grand Final M7 World Championship.

Bermain di Tenis Indoor Senayan dengan format Best of Seven (Bo7), Minggu (25/1/2026), El Familia tak mampu membendung kontrol permainan disiplin Aurora sejak game pertama hingga keempat.

Game Pertama & Kedua: Fondasi Keunggulan Aurora

Aurora langsung menancapkan dominasinya lewat kontrol objektif dan struktur permainan rapi. Komposisi tank jungler khas Filipina menjadi fondasi utama sejak early game.

Di game pertama, duel berimbang hanya bertahan pada fase awal. Setelah Lord pertama dan Lord kedua diamankan Aurora, tekanan berlapis membuat pertahanan Alter Ego runtuh. Game pembuka ditutup pada menit 15.04.

Situasi serupa berlanjut di game kedua. Alter Ego mencoba bermain agresif sejak draft, namun Aurora mampu mengimbangi tempo cepat.

Double kill Edward, kontrol turtle, serta Lord beruntun membuat Alter Ego tertekan. Game kedua berakhir pada menit 16.05, Aurora unggul 2-0.

Game Ketiga: Aurora Tak Mengendur

Memasuki game ketiga, faktor stamina mulai terlihat. Aurora datang ke Grand Final dengan waktu istirahat lebih panjang, sementara Alter Ego harus melewati sembilan laga berat di lower bracket, termasuk melawan Team Liquid PH dan Selangor Red Giants.

Aurora tetap konsisten dengan gaya agresif berbasis tank jungler. Alter Ego mencoba meladeni permainan keras sejak awal, namun justru terjebak dalam tempo Aurora.

First blood diamankan Aurora. Skor cepat melebar dari 0-2, 1-3, hingga 1-5. Keunggulan gold menembus 2,5 ribu hanya dalam empat menit.

Turtle kembali diamankan Aurora, membuat tekanan semakin berat.

Pada menit 8.26, papan skor menunjukkan 2-12. Selisih gold melebar hingga 7 ribu, sebelum Lord pertama diamankan tanpa perlawanan berarti.

Dorongan Lord menutup perlawanan Alter Ego. Game ketiga selesai pada menit 10.55, Aurora unggul 3-0.

Game Keempat: Aurora Tutup Seri Tanpa Ampun

Game keempat menjadi upaya terakhir Alter Ego. El Familia mencoba konsep baru dengan meninggalkan komposisi fighter. Line-up kedua tim relatif stabil, namun Aurora tetap unggul sejak perebutan objektif awal.

Dua kill cepat membuat Aurora memimpin 0-2, disusul free turtle. Pada menit ketujuh, skor melebar menjadi 2-9 dengan keunggulan gold lebih dari 4 ribu.

Setiap kreativitas Alter Ego selalu teredam. Free Lord kembali diamankan Aurora pada menit kesembilan. Kontrol permainan sepenuhnya berada di tangan wakil Filipina.

Aurora menutup game keempat pada menit 11.24, memastikan kemenangan 4-0 sekaligus mengamankan gelar juara M-Series pertama mereka.

Dominasi Filipina Berlanjut

Kemenangan ini menegaskan status Filipina sebagai region terkuat Mobile Legends dunia. Aurora Gaming PH tampil konsisten dari game pertama hingga keempat, unggul dalam kontrol objektif, disiplin rotasi, serta efektivitas tank jungler.

Bagi Alter Ego, perjalanan M7 tetap layak diapresiasi. El Familia menembus Grand Final perjuangan yang berliku. Melaju di upper bracket kemudian diturunkan paksa juga oleh RORA PH ke lower bracket.

Sebelum grand final, El Familia menyingkirkan dua raksasa Asia Tenggara sebelum akhirnya terhenti di partai puncak, Team Liquid PH dan SRG.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#mobile legends #Aurora Gaming PH Juara M7 #hasil AE vs Aurora #AE vs RORA #mlbb indonesia #Grand Final M7 #Aurora Gaming PH #Alter Ego Esports #M7 World Championship