Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Disikat 0-4 di Grand Final M7 World Championship, CEO Alter Ego: Level Kami Jauh di Bawah Aurora PH

Ockta Prana Lagawira • Senin, 26 Januari 2026 | 09:48 WIB
Alter Ego kalah telak 0-4 dari Aurora PH di grand final M7.
Alter Ego kalah telak 0-4 dari Aurora PH di grand final M7.

JAKARTA - Harapan Alter Ego Esports untuk mengangkat trofi M7 World Championship di hadapan publik sendiri harus pupus secara menyakitkan.

Bermain di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Minggu (25/1), El Familia dipaksa menyerah tanpa syarat dengan skor telak 0-4 dari wakil Filipina, Aurora Gaming PH, pada partai Grand Final berformat Best of Seven (Bo7).

Kekalahan ini terasa semakin berat karena jalannya pertandingan berlangsung timpang.

Aurora PH tampil dominan sejak game pertama hingga keempat, bahkan menyelesaikan dua game terakhir dengan durasi sangat singkat di kisaran 11 menit.

CEO Alter Ego Akui Perbedaan Level

Menanggapi hasil tersebut, CEO Alter Ego memilih sikap terbuka dan tidak mencari kambing hitam.

Ia mengakui secara jujur bahwa kualitas permainan Aurora PH berada di atas timnya pada laga puncak.

“level kita hari ini jauh (di bawah Aurora).”

Pernyataan itu mencerminkan realitas di atas panggung Grand Final. Sepanjang seri Bo7, Alter Ego kesulitan keluar dari tekanan.

Meski sempat memberi perlawanan di dua game awal, mental permainan AE terlihat runtuh di game ketiga dan keempat.

Aurora PH Dominan Lewat Kontrol dan Disiplin

Aurora PH yang dimotori Light dan Demonkite mempertontonkan permainan agresif namun disiplin.

Kontrol objektif, rotasi rapi, serta efektivitas tank jungler membuat strategi bertahan Alter Ego tidak berjalan.

Tekanan Aurora tak pernah mengendur. Game ketiga dan keempat bahkan berakhir cepat, menegaskan betapa timpangnya duel Grand Final yang diharapkan berlangsung ketat.

Dengan kemenangan ini, Aurora PH resmi menyandang status juara dunia M7 dan memperpanjang dominasi Filipina di level tertinggi Mobile Legends.

Perjalanan Alter Ego Tetap Layak Diapresiasi

Meski gagal di partai puncak, perjalanan Alter Ego di M7 tetap mencerminkan perjuangan luar biasa.

El Familia sempat melaju di upper bracket sebelum diturunkan oleh Aurora PH ke lower bracket.

Dari jalur bawah, Alter Ego bangkit dengan menyingkirkan dua raksasa Asia Tenggara, Team Liquid PH dan Selangor Red Giants, sebelum akhirnya terhenti di Grand Final.

Kutukan Tuan Rumah Indonesia Berlanjut

Indonesia kini dua kali menjadi tuan rumah M Series, namun selalu gagal merebut gelar juara di kandang sendiri. Satu-satunya gelar Indonesia masih bertahan sejak M1 yang digelar di Malaysia.

Rekam Jejak M Series di Indonesia:

• M4 World Championship (2022)

Juara: ECHO (Filipina)

Runner-up: Blacklist International (Filipina)

Skor Final: 4-0

MVP: Bennyqt

• M7 World Championship (2025)

Juara: Aurora PH (Filipina)

Runner-up: Alter Ego (Indonesia)

Skor Final: 4-0

MVP: Light

Dominasi Filipina kembali tak terbendung. Sementara bagi Alter Ego dan Indonesia, mimpi mengulang kejayaan M-Series masih harus menunggu.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#alter ego #AE vs Aurora PH #Aurora PH #Grand Final M7 #CEO Alter Ego #M7 World Championship