SLEMAN - Ambisi besar Barito Putera dan PSS Sleman untuk merebut puncak klasemen Pegadaian Championship 2025/2026 Grup 2 harus tertahan.
Duel bergengsi yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (31/1/2026) malam berakhir tanpa gol dengan skor 0-0.
Sejak menit awal, laga langsung berjalan cepat. PSS Sleman yang tampil sebagai tuan rumah mendominasi penguasaan bola dan aktif membangun serangan.
Di sisi lain, Barito Putera memilih pendekatan lebih realistis melalui skema serangan balik cepat yang mengandalkan transisi dan kecepatan lini depan.
Gol Dianulir, Peluang PSS Belum Berbuah
Barito sempat membuat publik Maguwoharjo terdiam pada menit ke-32 saat sepakan Renan Alves bersarang ke gawang PSS.
Namun, selebrasi itu buyar setelah hakim garis mengangkat bendera tanda offside sehingga gol dianulir.
Menjelang akhir babak pertama, PSS beberapa kali menciptakan ancaman. Sundulan Fachrudin Aryanto memanfaatkan umpan sepak pojok Rico Simanjuntak masih melebar.
Tak lama berselang, eksekusi tendangan bebas Figo Dennis juga belum membuahkan hasil karena bola tepat mengarah ke pelukan kiper Barito, Muhammad Ridho. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Ridho Jadi Penentu, Barito Bertahan Total
Memasuki babak kedua, Barito Putera perlahan keluar dari tekanan dan mencoba mengontrol tempo.
Laskar Antasari mulai mengambil inisiatif serangan, tetapi buruknya sentuhan akhir dan akurasi umpan terakhir membuat peluang yang dibangun selalu kandas sebelum benar-benar mengancam gawang PSS.
Momen krusial terjadi pada menit ke-54. PSS nyaris memecah kebuntuan lewat sepakan keras Figo Dennis, namun Muhammad Ridho tampil heroik dengan penyelamatan gemilang.
Bola muntah yang jatuh ke kaki Gustavo Tocantins kembali diamankan Ridho, meski Tocantins berada dalam posisi offside. Aksi double save tersebut menjadi titik balik laga.
Barito kembali melakukan pergantian pemain pada menit ke-62 dengan menarik Cornelius Stewart dan memasukkan Wildan Ramdhani.
Tekanan PSS kembali memuncak pada menit ke-83. Jehan Pahlevi sukses melewati barisan pertahanan Barito dan berhadapan langsung dengan kiper.
Namun, Ridho kembali tampil sebagai tembok terakhir dengan menepis sepakan Jehan dan menjaga gawang Barito tetap perawan.
Persipura Diuntungkan, Grup B Kian Rapat
Hasil imbang ini membuat Barito Putera mengoleksi 37 poin, sama dengan Persipura Jayapura, tetapi kalah selisih gol.
Sementara PSS Sleman harus turun ke posisi ketiga dengan 36 poin, terpaut satu angka dari Persipura di puncak klasemen Grup B.
Situasi tersebut menguntungkan Persipura Jayapura yang meraih kemenangan 2-1 saat bertandang ke markas Persiku Kudus pada laga pamungkas putaran kedua, Jumat (30/1/2026).
Tambahan tiga poin membuat tim Mutiara Hitam menutup putaran kedua sebagai pemuncak klasemen.
Dengan selisih poin yang sangat tipis di papan atas, persaingan Grup B Liga 2 dipastikan semakin panas.
Masih tersisa sembilan pertandingan pada putaran ketiga. Juara grup akan lolos langsung ke Liga 1 (Super League), sementara peringkat runner-up harus saling berhadapan untuk memperebutkan satu tiket promosi tersisa.
Klasemen Pegadaian Championship 2025/2026 Grup B (Putaran 2)
1. Persipura Jayapura – 37 poin (18 laga)
2. Barito Putera – 37 poin (18 laga)
3. PSS Sleman – 36 poin (18 laga)
4. Deltras FC – 33 poin
5. Tornado FC – 33 poin
6. Persela Lamongan – 29 poin
7. Persiku Kudus – 15 poin
8. Persiba Balikpapan – 14 poin
9. PSIS – 11 poin
10. Persipal – 6 poin
Editor : Ockta Prana Lagawira