Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Lupakan Luka di Asia, Dewa United Usung Misi Bangkit Lawan Persija di JIS Malam Ini

Latiful Habibi • Minggu, 15 Maret 2026 | 03:50 WIB
Para pemain Dewa United merayakan gol. (JAWA POS)
Para pemain Dewa United merayakan gol. (JAWA POS)

Jawa Pos Radar Madiun - Dewa United Banten FC mengalihkan fokus sepenuhnya ke kompetisi domestik usai tersingkir dari ajang AFC Challenge Cup.

Tim berjuluk Banten Warriors tersebut kini bersiap melakoni laga emosional bertandang ke markas Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS) pada lanjutan pekan ke-25 BRI Super League 2025/26, Minggu (15/3) malam.

Menghadapi Macan Kemayoran di depan pendukungnya tentu bukan perkara mudah.

Namun, pelatih kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan bahwa timnya memiliki modal mental yang kuat untuk mencuri poin di ibu kota.

Baca Juga: Hasil Arsenal vs Everton: Bocah 16 Tahun Pecahkan Rekor Liga Inggris, The Gunners Jauhi Manchester City

Ujian Mentalitas di Stadion Megah

Jan Olde Riekerink tidak menampik adanya kekecewaan mendalam usai gagal melaju lebih jauh di kompetisi Asia pekan lalu.

Namun, pelatih asal Belanda itu menilai laga melawan Persija adalah momentum yang paling tepat untuk menunjukkan karakter asli timnya.

“Saat ini kami harus menghadapi kekecewaan setelah tersingkir dari kompetisi Asia. Namun, menghadapi Persija selalu menjadi pertandingan yang menarik. Fokus kami sekarang adalah persiapan menghadapi mereka,” ujar Riekerink dalam sesi konferensi pers di Dewa United Arena, Sabtu (14/3).

Baca Juga: Hasil Swiss Open 2026: Putri KW Tumbangkan Okuhara, Indonesia Kunci Tiket Final di Tunggal Putri

Proses Panjang Membangun Karakter

Pelatih bernama lengkap Johannes Hendrikus Olde Riekerink ini menekankan bahwa kekuatan mental anak asuhnya tidak dibentuk dalam waktu semalam.

Menurutnya, fondasi tim telah dibangun secara konsisten selama lebih dari tiga tahun.

“Membangun mentalitas pemain bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan hanya dalam dua atau tiga hari. Proses itu telah berlangsung selama tiga setengah tahun. Dalam olahraga, Anda akan selalu dihadapkan pada kekecewaan, tetapi yang terpenting adalah fondasi yang dibangun bersama,” terangnya.

Riekerink percaya bahwa aturan bersama dan saling pengertian antara pemain serta staf pelatih akan menjadi kunci keberhasilan mereka bangkit dari keterpurukan.

Baca Juga: KUR BRI Dongkrak Produksi Genteng, Pengrajin Majalengka Modernisasi Mesin

Percaya Kemampuan Pemain

Menutup pernyataannya, Coach Jan menantang para pemainnya untuk membuktikan seberapa kuat mereka bisa berdiri kembali setelah terjatuh di level internasional.

“Sekarang para pemain harus menunjukkan seberapa kuat mereka bangkit dari kekalahan ini. Dan saya yakin kami mampu melakukannya, karena saya percaya kepada para pemain saya,” tutupnya dengan optimis.

Laga ini diprediksi akan berjalan sengit mengingat Persija Jakarta juga berambisi mengamankan poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#DEWA UNITED VS PERSIJA #dewa united #BRI Super League #klasemen super league #jadwal Super League #persija