Jawa Pos Radar Madiun - Kabar mengejutkan datang dari jagat sepak bola internasional.
UEFA secara resmi mengumumkan pembatalan edisi Finalissima 2026 yang mempertemukan juara UEFA EURO 2024, Spanyol, melawan kampiun CONMEBOL Copa America 2024, Argentina.
Keputusan pahit ini diambil setelah diskusi panjang antara UEFA, otoritas Qatar sebagai tuan rumah awal, dan asosiasi sepak bola kedua negara gagal mencapai titik temu.
Baca Juga: Hasil MU vs Aston Villa: Manchester United Ditahan Imbang tanpa Gol di Babak Pertama
Faktor Qatar dan Kegagalan Relokasi
Sedianya, laga prestisius ini direncanakan berlangsung di Qatar pada 27 Maret 2026. Namun, situasi politik yang memanas di kawasan Timur Tengah memaksa laga tersebut tidak bisa digelar di sana.
UEFA sempat berupaya memindahkan laga ke Stadion Santiago Bernabeu, Madrid, namun pihak Argentina menolak opsi tersebut.
Beberapa alternatif lain, termasuk format dua leg (Madrid dan Buenos Aires) hingga pergeseran tanggal ke 30 Maret, juga ditolak oleh pihak Argentina (AFA).
Baca Juga: Kunjungi Madiun, Menteri Lingkungan Hidup Soroti Pengelolaan Sampah
Negosiasi Alot dengan Argentina
Pihak Argentina bersikeras hanya bersedia bermain pada tanggal 31 Maret, sebuah tanggal yang dinilai tidak memungkinkan bagi Spanyol dan UEFA.
Argentina sebelumnya juga sempat mengusulkan agar laga dimainkan setelah Piala Dunia, namun jadwal Spanyol yang sudah padat membuat opsi itu gugur.
"Dengan rasa menyesal yang mendalam, edisi Finalissima kali ini resmi dibatalkan," tulis pernyataan resmi UEFA, Minggu (15/3).
Baca Juga: Hasil Final Swiss Open 2026 Tunggal Putra: Alwi Farhan Tumbang, Indonesia tanpa Gelar Juara
Sejarah Finalissima: Dominasi Tim Tango
Pembatalan ini sekaligus memupus harapan Argentina untuk meraih hattrick juara di ajang yang mempertemukan jawara Eropa dan Amerika Selatan ini.
Berikut adalah jejak sejarah kompetisi tersebut (dahulu bernama Piala Artemio Franchi):
| Tahun | Juara | Skor | Lawan |
| 1985 | Prancis | 2-0 | Uruguay |
| 1993 | Argentina | Penalti | Denmark |
| 2022 | Argentina | 3-0 | Italia |
Baca Juga: Mau Sewa Bus Madiun ke Solo? Ini Estimasi Biaya, Jenis Bus dan Tips Booking Murah
Argentina hingga saat ini masih memegang rekor sebagai tim tersukses dalam sejarah kompetisi ini dengan dua gelar juara.
Kemenangan telak 3-0 atas Italia di Wembley pada 2022 lalu menjadi bukti kedigdayaan Lionel Messi dkk di panggung Finalissima.
Batalnya laga ini sangat disayangkan mengingat Finalissima merupakan simbol kemitraan erat antara UEFA dan CONMEBOL.
Selain itu, publik sejatinya sangat menantikan duel antargenerasi dan gaya bermain antara La Furia Roja yang sedang naik daun dengan sang juara dunia, Argentina. (naz)
Editor : Mizan Ahsani