Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Resmi! Timnas Maroko Juara Piala Afrika 2025 Setelah CAF Diskualifikasi Senegal

Ockta Prana Lagawira • Rabu, 18 Maret 2026 | 08:43 WIB
CAF menetapkan Maroko juara Piala Afrika 2025 usai membatalkan kemenangan Senegal di final akibat pelanggaran regulasi. (ig@equipedumaroc)
CAF menetapkan Maroko juara Piala Afrika 2025 usai membatalkan kemenangan Senegal di final akibat pelanggaran regulasi. (ig@equipedumaroc)

JAKARTA - Federasi Sepak Bola Maroko (FRMF) memberikan respons setelah resmi ditetapkan sebagai juara Piala Afrika 2025. 

Keputusan ini diambil oleh Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) usai membatalkan kemenangan Senegal pada laga final.

Sebelumnya, Senegal dinyatakan sebagai juara setelah menang 1-0 atas Maroko dalam final yang digelar pada 18 Januari 2025. 

Baca Juga: Kata-Kata Kevin Diks usai Catat Rekor sebagai Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Kapten di Bundesliga

Namun, pertandingan tersebut diwarnai insiden kontroversial terkait penalti di masa tambahan waktu.

Saat itu, laga sempat tertunda akibat protes pemain Senegal terhadap keputusan penalti untuk Maroko.

Eksekusi penalti tersebut gagal menjadi gol, sebelum Senegal mencetak gol kemenangan melalui Pape Gueye.

Baca Juga: Hasil Arsenal vs Leverkusen 16 Besar UCL: Eze dkk Lolos Perempat Final Liga Champions Tiga Musim Beruntun

CAF Ubah Hasil Final Jadi 3-0 untuk Maroko

Setelah Maroko mengajukan banding, Komite Banding CAF memutuskan untuk membatalkan hasil pertandingan tersebut. 

Dalam keputusan resmi, Senegal dinyatakan kalah dan skor diubah menjadi 3-0 untuk Maroko.

CAF menjelaskan bahwa tindakan Senegal melanggar regulasi kompetisi, khususnya terkait sikap tim yang menolak melanjutkan pertandingan.

Pasal 82 dalam regulasi Piala Afrika menyebutkan bahwa tim yang menolak bermain atau meninggalkan lapangan tanpa izin wasit akan dianggap kalah. 

Selain itu, Pasal 84 menetapkan kekalahan otomatis dengan skor 0-3.

Baca Juga: Hasil Sporting Lisbon vs Bodo/Glimt: Kalah Agregat 3 Gol di Leg 1, Leoes Lolos Perempat Final UCL

FRMF Tegaskan Fokus pada Penegakan Aturan

Menanggapi keputusan tersebut, FRMF menegaskan bahwa langkah banding yang diajukan bukan untuk merendahkan tim lain, melainkan demi memastikan aturan kompetisi ditegakkan secara konsisten.

"Pendekatannya tidak pernah dimaksudkan untuk menantang kinerja tim-tim yang berpartisipasi dalam kompetisi ini, tetapi semata-mata untuk meminta penerapan peraturan kompetisi," bunyi pernyataan FRMF dikutip dari ESPN.

"Federasi (Maroko) menegaskan kembali komitmennya untuk menghormati aturan, memastikan kejelasan dalam kerangka kompetitif, dan menjaga stabilitas dalam kompetisi Afrika," tambah FRMF.

Baca Juga: Rekrutmen SPPI Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih Dibuka! Ini Link, Syarat dan Cara Daftarnya

FRMF juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh negara yang berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

"Pihak ini juga ingin menyampaikan apresiasi kepada semua negara yang berpartisipasi dalam edisi AFCON (Piala Afrika) kali ini, yang merupakan momen penting bagi sepak bola Afrika."

Keputusan CAF ini sekaligus menutup polemik panjang terkait final Piala Afrika 2025 yang sempat memicu perdebatan luas di kalangan penggemar sepak bola.

Editor : Ockta Prana Lagawira
#maroko juara #senegal diskualifikasi #final piala afrika #caf #kontroversi afcon #Piala Afrika 2025