Jawa Pos Radar Madiun - Ambisi Jakarta Bhayangkara Presisi untuk merajai bola voli Asia semakin nyata.
Klub kebanggaan Korps Bhayangkara ini resmi memulangkan mesin gol asal Mali, Noumory Keita, untuk mengarungi gelaran AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang akan dihelat di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 13-17 Mei mendatang.
Kehadiran opposite hitter fenomenal ini dikonfirmasi langsung oleh Manajer tim, Pipit Rismanto, usai sesi drawing dan konferensi pers di Jakarta, Minggu (15/3) lalu.
Pulang dari Italia Demi Target Juara
Noumory Keita bukan sosok asing bagi volimania Indonesia.
Setelah sempat membela Bhayangkara Presisi pada musim 2023/2024 dan melanglang buana ke klub Bahrain Al Rayyan hingga raksasa Italia, Rana Verona, Keita kini siap kembali "mengamuk" di lapangan voli tanah air.
"Kami kembali mengontrak Noumory Keita setelah kontraknya selesai di kompetisi Italia. Pengalaman Keita bermain di liga Eropa menjadi nilai tambah yang sangat besar bagi kami," ujar Pipit Rismanto.
Hasil Drawing: Bhayangkara Presisi vs Wakil Kazakhstan
Berdasarkan hasil undian yang baru saja dilakukan, perjalanan Bhayangkara Presisi di fase grup akan dimulai dengan tantangan dari:
-
Lawan Utama: Zhaiyk VC (Wakil Kazakhstan).
-
Wakil Indonesia Lainnya: Jakarta Garuda Jaya (Tim pembinaan pemain muda) akan berhadapan dengan raksasa Iran, Foolad Sirjan Iranian.
Rendy Tamamilang: Saatnya Angkat Trofi!
Optimisme tinggi juga disuarakan oleh pilar andalan tim, Rendy Tamamilang. Setelah dua tahun beruntun nyaris meraih takhta tertinggi Asia, tahun ini dianggap sebagai momentum emas.
-
Edisi 2024: Runner-up.
-
Edisi 2025: Peringkat Ketiga.
-
Target 2026: Juara!
"Pada 2024 kami runner-up, tahun lalu peringkat ketiga. Tahun ini, bermain di kandang sendiri (Pontianak), target kami tidak boleh ditawar lagi. Kami harus juara," tegas Rendy.
Selain mengandalkan power dari Keita, Bhayangkara Presisi juga berencana memperdalam komposisi tim dengan menambah sejumlah pemain lokal berkualitas.
Pengalaman tampil tiga kali berturut-turut di ajang elit Asia ini menjadi modal mental yang sangat berharga bagi skuad asuhan Pipit Rismanto.
Kembalinya Noumory Keita ditambah dukungan penuh publik pada Mei nanti, Jakarta Bhayangkara Presisi diprediksi akan menjadi kandidat terkuat untuk memutus dominasi klub-klub asal Iran dan Jepang di kancah Asia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani