Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Dua Pemain Naturalisasi Indonesia Tersangkut Skandal di Eropa, Karier Terancam usai Jadi WNI

Mizan Ahsani • Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58 WIB
Pemain Go Ahead Eagles, Dean James.
Pemain Go Ahead Eagles, Dean James.

Jawa Pos Radar Madiun - Kabar kurang sedap menimpa dua penggawa Timnas Indonesia yang berkarier di Belanda.

Tim Geypens (FC Emmen) dan Dean James (Go Ahead Eagles) kini tengah tersandung masalah perizinan kerja yang serius setelah resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI).

Aturan ketat di Belanda yang tidak mengenal kewarganegaraan ganda disinyalir menjadi pemicu utama karier kedua pemain muda ini terancam terhenti di sisa musim 2025-2026.

Baca Juga: Resmi Meluncur! Samsung Galaxy A57 dan A37 Bawa Standar Baru: Tahan Air IP68 dan Update OS hingga 6 Generasi

NAC Breda Layangkan Protes Resmi Terkait Dean James

Masalah serupa menimpa Dean James. Statusnya dipertanyakan saat membela Go Ahead Eagles mengalahkan NAC Breda di Eredivisie, 15 Maret lalu.

Pihak NAC mengajukan protes keras kepada KNVB (Federasi Sepak Bola Belanda), menuding James bermain tanpa izin kerja yang sah karena paspor Belandanya sudah tidak berlaku.

Namun, Bos Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, pasang badan. Ia siap membawa kasus ini ke meja hijau jika James dinyatakan melanggar aturan.

"Jika KNVB menyebut kami melanggar, kami akan membawa hal ini ke pengadilan. Coba jelaskan apa bedanya dengan kasus-kasus beberapa tahun lalu," tegas Van Dop.

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Tim Geypens, bermain di Belanda.
Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Tim Geypens, bermain di Belanda.

Baca Juga: Jadwal Italia vs Irlandia Utara di Play Off Kualifikasi Piala Dunia 2026: Gli Azzurri Dihantui Rekor Buruk

Tim Geypens Salah Ambil Keputusan?

Direktur FC Emmen, Nico Haak, mengonfirmasi bahwa Tim Geypens tidak akan dimainkan lagi di sisa musim ini.

Pasalnya, dengan menjadi WNI secara sukarela, Geypens secara otomatis kehilangan paspor Belanda miliknya.

"Seseorang yang menjadi WNI tidak bisa lagi memegang paspor Belanda. Tim mengambil keputusan tanpa mengetahui konsekuensi besarnya," ungkap Haak sebagaimana dikutip dari Voetbal Primeur.

"Karier sepak bolanya terancam kolaps, ini situasi yang tidak menyenangkan bagi semua pihak," sambungnya.

Geypens yang baru berusia 20 tahun kini harus berurusan dengan birokrasi izin kerja bagi warga negara non-Uni Eropa (asing) jika ingin terus merumput di Belanda.

Kondisi ini tentu menjadi lampu kuning bagi PSSI. 

Jika para pemain keturunan kehilangan menit bermain di klub akibat masalah administratif, performa mereka saat dipanggil memperkuat Skuad Garuda dikhawatirkan akan menurun.

Terlebih Elkan Baggott dkk akan memulai perjuangan di FIFA Series 2026 pada Jumat (27/3) esok. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#go ahead eagles #Dean James #wni #skandal #belanda #timnas indonesia #FIFA series 2026 #tim geypens #naturalisasi #eredivisie