Jawa Pos Radar Madiun - Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi lahirnya peran baru bagi bintang Oxford United, Ole Romeny.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, secara mengejutkan memberi instruksi khusus yang membuat Romeny tampil bebas saat menggilas Saint Kitts and Nevis 4-0 di semifinal FIFA Series 2026, Jumat (27/3).
Peran Trequartista yang dimainkan Romeny mengingatkan kita pada elegansi para legenda dunia Nomor 10 seperti Juan Roman Riquelme, Francesco Totti, Kaka, hingga sang maestro Lionel Messi.
Baca Juga: Klasemen Liga 2 Terbaru: Adhyaksa FC dan PSS Sleman Berkuasa, Persaingan Promosi Masih Terbuka!
Menghidupkan Kembali Peran Trequartista
Dalam skema modern yang menuntut fisik dan lari tanpa henti, Herdman justru memberikan kebebasan penuh (free role) kepada Ole Romeny.
Pemain keturunan ini tidak lagi dipaku di lini depan, melainkan beroperasi di "lubang" antara lini tengah dan pertahanan lawan.
Sebagai Trequartista, Romeny menjadi otak serangan. Dua assist dan satu gol yang ia kemas adalah bukti betapa visi bermainnya melampaui rata-rata.
Ia tidak hanya mencetak gol, tapi melayani pemain lokal seperti Beckham Putra dan Ramadhan Sananta dengan umpan-umpan manja yang mematikan.
Baca Juga: Raja Baru HP 1 Jutaan? Redmi A7 Pro Resmi Meluncur, Dibekali Layar dan Baterai Jumbo
Ujian Nomor 10 di Final Hadapi Raksasa Eropa
Tantangan sesungguhnya menanti pada Senin (30/3). Timnas Indonesia akan menantang Bulgaria di partai final.
Berbeda dengan lawan sebelumnya, Bulgaria adalah representasi kekuatan fisik Eropa yang baru saja mengamuk dengan melumat Kepulauan Solomon 10-2.
Pertanyaannya, apakah taktik Trequartista ini tetap ampuh menghadapi tim yang lebih disiplin? Seorang Trequartista membutuhkan perlindungan dari gelandang pengangkut air di belakangnya.
Jika Jordi Amat dkk mampu menjaga kedalaman, Ole Romeny bisa tetap fokus mendikte permainan.
Namun, jika Bulgaria menerapkan pressing ketat, peran Romeny akan diuji kreativitasnya di bawah tekanan fisik yang tinggi.
Baca Juga: Update Ranking FIFA: Indonesia Tembus 120 usai Bantai Saint Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
Kepercayaan Diri Pemain Lokal
Kesuksesan taktik ini juga berkat kecerdasan pemain lokal seperti Beckham Putra yang mampu bergerak cair mencari ruang saat Romeny memegang bola.
Herdman menegaskan bahwa menit bermain bagi pemain lokal sangat krusial untuk membangun chemistry dengan pemain abroad seperti Ole.
John Herdman sedang mempertaruhkan estetika sepak bola di final Senin besok.
Jika Ole Romeny kembali berhasil menjalankan peran Trequartista dan menumbangkan Bulgaria, maka Timnas Indonesia tak hanya menang secara skor, tapi juga memamerkan permainan kelas dunia. (naz)
Editor : Mizan Ahsani