
Jawa Pos Radar Madiun - Timnas Indonesia tertinggal 0-1 dari Bulgaria hingga pertengahan babak kedua dalam partai puncak FIFA Series 2026 di SUGBK, Senin (30/3) malam.
Meski mendominasi penguasaan bola, satu kesalahan fatal di kotak terlarang menjadi pembeda sementara di papan skor.
Babak Pertama: Penalti Marin Petkov Bungkam GBK
Skuad Garuda langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit kick-off dibunyikan pukul 20.02 WIB.
Ramadhan Sananta sempat mengancam di menit ke-7, namun sepakannya masih membentur barisan pertahanan Bulgaria.
Meski Indonesia terus mengurung pertahanan lawan, petaka datang di menit ke-34. Kevin Diks melakukan sliding tackle ceroboh terhadap Zdravko Dimitrov di kotak penalti.
Setelah meninjau tayangan ulang, wasit Nazamuddin menunjuk titik putih.
Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh Emil Audero di menit ke-38. Bulgaria memimpin 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua: Perjudian John Herdman dan Nasib Sial Romeny
Memasuki babak kedua, John Herdman melakukan perombakan besar. Ivar Jenner masuk menggantikan Sananta untuk memperkuat lini tengah.
Tak lama berselang, Elkan Baggott dan Eliano Reijnders dimasukkan untuk mengubah formasi demi menambah daya gedor.
Indonesia nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-72.
Ole Romeny melepaskan tembakan spekulasi cerdik saat melihat kiper Dimitar Mitov keluar dari sarangnya. Sial bagi Garuda, bola hanya membentur mistar gawang.
Pencetak dua gol di semifinal, Beckham Putra, akhirnya masuk pada menit ke-80.
Terlalu asyik menyerang, serangan balik dilancarkan Bulgaria. Beruntung, Emil Audero sigap menepis sepakan tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani