JAKARTA – Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menjadi saksi bisu duel panas antara Timnas Indonesia vs Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026, Senin (30/3/2026) malam WIB.
Menghadapi lawan kuat asal Eropa, Skuad Garuda yang kini diarsiteki John Herdman harus berjuang ekstra keras di hadapan puluhan ribu suporter fanatik.
Babak Pertama: Dominasi Indonesia dan Petaka Penalti
Sejak peluit pertama dibunyikan, Timnas Indonesia langsung mengambil inisiatif serangan.
Mengandalkan penguasaan bola yang mencapai 53-62%, Jay Idzes dkk mencoba membongkar pertahanan disiplin Bulgaria yang dikawal ketat oleh Petko Hristov.
Baca Juga: Final FIFA Series 2026: Sepakan Ole Romeny Kena Mistar, Beckham Putra Masuk
Namun, keasyikan menyerang justru menjadi bumerang bagi Indonesia. Pada menit ke-34, sebuah insiden terjadi di kotak terlarang saat Kevin Diks melakukan tekel terlambat terhadap penyerang Bulgaria.
Meski awalnya wasit Nazmi Nasaruddin (Malaysia) tidak melihatnya sebagai pelanggaran, intervensi VAR mengubah segalanya.
Titik putih pun ditunjuk. Marin Petkov yang maju sebagai eksekutor sukses mengecoh kiper debutan Emil Audero pada menit ke-38.
Skor 1-0 untuk keunggulan Bulgaria bertahan hingga turun minum.
Baca Juga: Hasil Indonesia vs Bulgaria: Dominan selama 90 Menit, Garuda Tumbang di Final FIFA Series 2026
Babak Kedua: Pergantian Strategi John Herdman
Memasuki babak kedua, John Herdman melakukan sejumlah perubahan dengan memasukkan tenaga baru seperti Ivar Jenner untuk menghidupkan lini tengah.
Indonesia terus mengurung pertahanan Bulgaria, namun tembok pertahanan tim asuhan Aleksandar Dimitrov tampil sangat solid dan pragmatis.
Beberapa peluang emas lahir melalui kaki Ole Romeny dan Ragnar Oratmangoen.
namun penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat skor tidak kunjung berubah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tipis tetap bertahan. (tif)
Editor : Latiful Habibi