Jawa Pos Radar Madiun – Keberhasilan Timnas Jepang mengalahkan Inggris pada laga persahabatan di Stadion Wembley, hari Rabu (1/4) lalu menjadi kejutan besar terjadi di jagat sepak bola internasional.
Tim Samurai Biru, julukan Jepang, berhasil mengukir tinta emas dengan mengalahkan Inggris 1-0.
Gol tunggal kemenangan Jepang dicetak oleh bintang Brighton, Kaoru Mitoma, pada menit ke-23.
Kemenangan ini bukan sekadar hasil laga persahabatan biasa, melainkan kemenangan pertama Jepang atas Inggris sepanjang sejarah pertemuan kedua negara.
Disiplin Jepang vs Dominasi Inggris
Bermain di hadapan publik sendiri, Inggris sebenarnya tampil sangat dominan dalam penguasaan bola.
Baca Juga: Hasil Irak vs Bolivia: Menang 2-1, Singa Mesopotamia Lolos ke Piala Dunia 2026
Namun, absennya kapten Harry Kane akibat cedera sangat terasa di lini depan.
Pelatih Thomas Tuchel mencoba eksperimen dengan menempatkan Phil Foden sebagai false nine, namun tembok pertahanan Jepang terlalu kokoh untuk ditembus.
Jepang bermain sangat taktis dengan organisasi pertahanan yang disiplin.
Melalui skema serangan balik cepat di menit ke-23, Kaoru Mitoma berhasil melepaskan diri dari kawalan bek Inggris dan menaklukkan kiper lawan.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Baca Juga: Daftar Lengkap 48 Tim Lolos Piala Dunia 2026: Terbaru Irak dan RD Kongo
Statistik Pertandingan:
Skor: Inggris 0 - 1 Jepang
Pencetak Gol: Kaoru Mitoma (23')
Lokasi: Stadion Wembley, London
Catatan Sejarah: Kekalahan pertama Inggris dari wakil Asia sepanjang sejarah.
Analisis Peluang di Piala Dunia 2026
Kemenangan ini memberikan gambaran jelas mengenai peta kekuatan kedua tim menjelang turnamen terbesar di dunia tahun ini.
Jepang: Kuda Hitam yang Semakin Matang
Tim asuhan pelatih Hajime Moriyasu saat ini telah bertransformasi menjadi kekuatan yang sangat terorganisir.
Mereka tidak lagi hanya mengandalkan kecepatan, tetapi juga kedewasaan taktik.
Peluang: Dengan mentalitas "pembunuh raksasa" yang semakin terasah, Jepang diprediksi mampu melangkah jauh melampaui babak 16 besar.
Baca Juga: Italia Memanas usai Gagal Lolos Piala Dunia 2026: Kantor FIGC Dilempari Telur, Bosnya Menolak Mundur
Mereka memiliki kedalaman skuad di Eropa yang membuat mereka kompetitif melawan tim-tim unggulan.
Inggris: Pekerjaan Rumah Besar bagi Thomas Tuchel
Kekalahan ini menjadi tamparan keras bagi Thomas Tuchel.
Ini membuktikan bahwa Three Lions masih sangat bergantung pada sosok Harry Kane sebagai titik fokus serangan.
Peluang: Inggris tetap menjadi salah satu favorit juara berkat kualitas individu pemainnya.
Namun, jika Tuchel tidak segera menemukan "Plan B" saat pemain kunci absen, Inggris berisiko kesulitan menghadapi tim dengan pertahanan rendah (low block) seperti yang ditunjukkan Jepang.
Baca Juga: Pembagian Grup Piala Dunia 2026: Adu Tajam Mbappe vs Haaland di Grup I
Hasil di Wembley menjadi pesan kuat bagi dunia: Jepang siap meledak di Piala Dunia 2026.
Sementara bagi Inggris, laga ini adalah pengingat bahwa nama besar tidak menjamin kemenangan tanpa efektivitas di depan gawang. (tif)