
Jawa Pos Radar Madiun – Langkah besar tengah dipersiapkan oleh Tim Nasional Indonesia.
Setelah menuntaskan agenda di FIFA Series 2026, pelatih kepala John Herdman menegaskan tidak ada waktu untuk bersantai.
Fokus utama kini beralih pada pembenahan kualitas skuad demi menghadapi dua turnamen bergengsi: Piala AFF 2026 dan Piala Asia 2027.
Evaluasi Ketajaman di Sepertiga Akhir
Masalah utama yang menjadi catatan merah bagi Herdman adalah kurangnya efektivitas serangan di sepertiga akhir lapangan.
Meski Timnas mampu menembus area pertahanan lawan dengan baik, penyelesaian akhir atau finishing dinilai masih jauh dari kata maksimal.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia setelah FIFA Series: Tatap Piala AFF 2026
"Pergerakan di kotak penalti, timing, hingga crossing masih belum otomatis. Kami sudah masuk ke area bagus, tetapi eksekusinya belum matang," ujar John Herdman dikutip dari Jawa Pos.
Herdman menyoroti bahwa intensitas latihan yang singkat menjadi salah satu kendala.
Dengan beberapa pemain baru yang bergabung mepet dengan jadwal laga, sinkronisasi antar pemain di lini serang masih membutuhkan waktu lebih untuk diasah agar menjadi lebih insting dan mematikan.
Adaptasi Taktis Sebagai Modal Utama
Di balik evaluasi lini depan, pelatih asal Inggris tersebut memberikan apresiasi terhadap fleksibilitas taktik anak asuhnya.
Kemampuan pemain Indonesia untuk berpindah sistem bertahan dalam waktu singkat dianggap sebagai modal kuat untuk bersaing di level Asia.
Baca Juga: Dominasi 71 Persen vs Bulgaria, Era Baru Timnas Indonesia Dimulai! John Herdman Bidik Piala AFF
Menurut Herdman, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi salah satu tim paling adaptif di Asia.
Hal ini sangat penting mengingat karakter lawan yang beragam, mulai dari rival di Asia Tenggara hingga tim-tim raksasa di panggung Asia.
Agenda Besar Menanti Garuda
Timnas Indonesia dihadapkan pada jadwal yang padat dan menantang:
Piala AFF 2026: Akan berlangsung dengan format home-away pada 24 Juli – 26 Agustus 2026.
Piala Asia 2027: Akan digelar di Arab Saudi pada 7 Januari – 5 Februari 2027.
Menghadapi agenda tersebut, jeda internasional pada Juni mendatang akan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memperbaiki detail-detail kecil dalam pola serangan.
Harapan untuk Tampil Lebih Kompetitif
Dengan persiapan yang lebih panjang dan fokus pada efektivitas serangan, John Herdman optimis Timnas Indonesia bisa tampil lebih kompetitif.
Baca Juga: Timnas Baru Menang Sekali, John Herdman Sudah Berani Garansi Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Targetnya bukan lagi sekadar berpartisipasi, melainkan memberikan perlawanan sengit di kancah Asia.
"Jika pembenahan ini berjalan sesuai rencana, Timnas Indonesia berpeluang tampil lebih kompetitif, tidak hanya di level Asia Tenggara, tetapi juga saat menghadapi persaingan ketat di panggung Asia," pungkasnya. (tif)