Jawa Pos Radar Madiun – EVOS Esports menunjukkan taringnya di pekan kedua Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17.
Dalam duel klasik melawan Alter Ego, tim berjuluk Macan Putih sukses mengamankan game pertama dengan dominasi penuh, Sabtu (4/4/2026).
EVOS menutup pertandingan berdurasi 16 menit 35 detik itu dengan kemenangan meyakinkan.
EVOS Kuasai Permainan Sejak Awal
Sejak early game, EVOS langsung mengambil alih kendali permainan.
Kombinasi hero Gloo yang dimainkan Kyy serta Claude milik Erlan membuat tekanan terus mengalir ke arah Alter Ego.
Sementara itu, Alter Ego yang mengandalkan Uranus dari Nino dan Freya milik Arfy dipaksa bertahan dan kesulitan keluar dari tekanan.
Permainan agresif EVOS membuat tempo pertandingan sepenuhnya berada dalam kendali mereka.
Luke Jadi Pembeda di Team Fight
Momentum kemenangan EVOS semakin kuat setelah eksekusi rapi dalam team fight di area objektif besar.
Luke tampil sebagai pemain kunci dan dinobatkan sebagai Player of the Game. Ia mencatatkan KDA 5/3/7 dengan tingkat partisipasi kill mencapai 80 persen.
Kontribusi tersebut menjadi faktor utama runtuhnya pertahanan Alter Ego secara perlahan hingga skor akhir 15-5.
Baca Juga: Hasil MPL S17 Hari Ini Jumat 3 April: Dewa United Sikat NAVI 2-0! Damage Maybee Tembus 95 Ribu
Statistik Tunjukkan Dominasi Total
Keunggulan EVOS juga terlihat jelas dari data pertandingan:
• Gold: 54,4 ribu vs 44,9 ribu
• Objektif: 3 Lord, 1 Turtle, 8 Turret (EVOS)
• Alter Ego: 1 Turtle, 4 Turret
Penguasaan objektif yang disiplin membuat EVOS unggul jauh dalam kontrol map.
Damage dan Pertahanan
Dari sisi damage, Hijumee dari Alter Ego sebenarnya menjadi penyumbang terbesar dengan 76.336 damage.
Namun EVOS tampil lebih merata lewat kontribusi Erlan (50.625) dan Alberttt (49.630).
Untuk sektor pertahanan, Nino mencatat damage taken tertinggi sebesar 169.570, diikuti Kyy dari EVOS dengan 109.072.
Modal Penting Menuju Game Kedua
Kemenangan di game pertama ini menjadi dorongan besar bagi EVOS untuk menuntaskan laga dengan hasil maksimal.
Di sisi lain, Alter Ego Esports harus segera melakukan evaluasi, terutama dalam menghadapi tekanan early game dan perebutan objektif yang menjadi titik lemah mereka.
Editor : Ockta Prana Lagawira