Jawa Pos Radar Madiun – Alter Ego Esports menunjukkan mental baja pada laga kedua melawan EVOS Esports di pekan kedua Mobile Legends Professional League Indonesia Season 17, Sabtu (4/4/2026).
Sempat kalah telak di game pertama, DNA STM (stamina/agresivitas) Alter Ego kembali.
AE membalas dengan kemenangan dominan 18-4, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke game ketiga.
Alter Ego Tancap Gas Sejak Early Game
Sejak menit awal, Alter Ego langsung tampil agresif. Kombinasi Freya milik Arfy dan Harley yang dimainkan Reyy sukses mengacak-acak ritme permainan EVOS.
Sebaliknya, EVOS yang mengandalkan Terizla dari Luke dan Alpha milik Alberttt justru kesulitan keluar dari tekanan.
Beberapa kali mereka terjebak dalam skema team fight yang dipaksakan Alter Ego.
Tempo cepat yang dibangun Alter Ego membuat EVOS kehilangan kontrol permainan.
Reyy Jadi Pembeda
Reyy tampil sebagai aktor utama kemenangan Alter Ego. Pergerakannya yang lincah di area jungle dan lane membuat pertahanan EVOS runtuh.
Ia dinobatkan sebagai Player of the Game dengan catatan KDA 6/1/8 serta tingkat partisipasi kill mencapai 78 persen.
Statistik Timpang, Alter Ego Dominan
Kemenangan telak Alter Ego tercermin jelas dari statistik pertandingan berdurasi 15 menit 35 detik:
• Gold: 53,4 ribu vs 43,8 ribu
• Objektif: 2 Lord, 3 Turtle, 9 Turret (Alter Ego)
• EVOS: 0 Lord, 0 Turtle, 1 Turret
Dominasi objektif menjadi faktor utama yang membuat Alter Ego sepenuhnya mengendalikan jalannya laga.
Damage dan Pertahanan Solid
Reyy juga menjadi penyumbang damage terbesar dengan 51.272 damage, diikuti Hijumee dengan 39.507.
Sementara di lini depan, alekk yang menggunakan Grock tampil sebagai tembok kokoh dengan damage taken mencapai 114.773, disusul Nino dengan 100.867.
Mental Comeback Jadi Modal Game Penentuan
Kebangkitan impresif ini menjadi suntikan moral penting bagi Alter Ego untuk menghadapi game ketiga.
Di sisi lain, EVOS harus segera melakukan penyesuaian, terutama dalam menghadapi agresivitas dan rotasi cepat yang diperagakan lawannya.
Editor : Ockta Prana Lagawira