Jawa Pos Radar Madiun – Pertarungan sengit akan tersaji di Stadion Haji Agus Salim saat tuan rumah Semen Padang menjamu Persib Bandung pada pekan ke-26 Super League 2025/26, Minggu, 5 April 2026.
Pertandingan yang dijadwalkan kick-off pukul 19.00 WIB ini menjadi awal dari misi besar Maung Bandung.
Misi Sembilan Laga Final
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menegaskan bahwa seluruh sisa pertandingan musim ini, yang berjumlah sembilan laga, dianggap sebagai partai final.
Laga melawan Kabau Sirah merupakan rintangan pertama yang wajib dilewati untuk mempertahankan keunggulan empat poin dari pesaing terdekat di klasemen.
"Persiapan tim berjalan lancar setelah jeda Lebaran dan FIFA Match Day. Jeda ini sangat bagus bagi kami untuk pemulihan karena sejak awal musim jadwal kami sangat padat," ujar Hodak dalam konferensi pers, Sabtu (4/4/2026).
Meskipun harus kehilangan Patrico Matricardi dan Frans Putros akibat akumulasi kartu kuning, Hodak tetap optimis.
Ia menekankan bahwa nasib juara ada di tangan mereka sendiri.
"Kami tak mau bergantung pada hasil tim lain. Final ini harus kami menangkan semua," tegas pelatih asal Kroasia tersebut.
Baca Juga: Skuad Persib Pincang Jelang Lawan Semen Padang, Dipastikan Bermain Tanpa Putros dan Matricardi
Semen Padang Siap Beri Kejutan
Di kubu tuan rumah, Semen Padang membawa modal kepercayaan diri tinggi.
Pelatih anyar mereka, Imran Nahumaruri, meminta anak asuhnya untuk segera melupakan kemenangan atas PSBS Biak dan fokus penuh menghadapi sang pemuncak klasemen.
"Setiap laga berbeda. Persiapan kami secara keseluruhan bagus dan semua pemain dalam kondisi siap tempur," kata Imran.
Optimisme serupa disampaikan oleh striker asal Spanyol, Guillermo Fernandez.
Ia merasa kedatangan Imran Nahumaruri memberikan warna baru dalam skema permainan tim.
"Kami punya pelatih baru dan taktik baru. Persib memang tim bagus, tapi kami juga tim yang kuat. Kami siap berjuang habis-habisan besok," tutur Fernandez.
Sorotan Pemain Kunci
Kapten Persib, Marc Klok, diprediksi akan menjadi jenderal lapangan tengah yang krusial untuk menjaga ritme permainan.
Di sisi lain, pertahanan Persib yang sedang pincang harus mewaspadai pergerakan lincah Guillermo Fernandez yang tengah on-fire. (tif)
Editor : Latiful Habibi