JAKARTA – Team Liquid ID tampil brutal saat menghancurkan RRQ Hoshi pada game pertama MPL Indonesia Season 17, Minggu (5/4/2026).
Duel panas ini berakhir cepat dengan dominasi penuh TLID yang menang telak tanpa perlawanan berarti.
Sejak awal laga, perbedaan performa kedua tim langsung terlihat.
RRQ yang masih berjuang keluar dari tren negatif dibuat tak berkutik menghadapi permainan disiplin dan agresif dari Team Liquid ID yang sedang on fire di papan atas.
Dominasi Cepat, RRQ Tak Berkutik
Team Liquid ID langsung mengambil kendali sejak early game. Rotasi cepat dan penguasaan objektif membuat permainan RRQ berantakan.
Dalam waktu hanya 13 menit 39 detik, TLID sukses menutup game dengan skor mencolok 16-5.
Selisih ekonomi juga terlihat jelas dengan raihan gold 44,4K milik TLID, berbanding 37,6K dari RRQ.
Dari sisi objektif, dominasi TLID makin terasa setelah mereka meruntuhkan 7 turret, sementara RRQ hanya mampu menghancurkan 2 turret.
Komposisi pemain RRQ yang diperkuat SuperDann (Lapu Lapu), SuperKenn (Harley), Rinz (Selena), Idok (Marcel), dan Kuroky (Yi Sun Shin) tak mampu membendung agresivitas lineup TLID yang mengandalkan Phoveus, Suvou, Valentina, Gloo, dan Moskov.
Lyoni Jadi MVP, Tembok Tak Tertembus
Performa paling menonjol datang dari roamer TLID, Lyoni, yang menggunakan hero Gloo. Ia tampil solid dengan catatan KDA 4/2/7.
Lyoni juga mencatat damage taken sebesar 86.440, menjadikannya benteng utama yang sulit ditembus oleh RRQ.
Perannya sebagai inisiator membuat lini belakang TLID bebas mengeksekusi lawan.
Situasi ini dimanfaatkan maksimal oleh Kevinn yang mencatatkan KDA 5/1/6 serta Kyouu dengan 4/1/3.
Statistik Ungkap Jurang Performa
Dominasi TLID semakin terlihat dari statistik damage:
Team Liquid ID:
• Damage tertinggi: Kevinn (Moskov) – 53.869
• Damage taken tertinggi: Lyoni (Gloo) – 86.440
RRQ Hoshi:
• Damage tertinggi: SuperDann (Lapu Lapu) – 28.324
• Damage taken tertinggi: Idok (Mathilda) – 46.808
Angka tersebut menunjukkan betapa sulitnya RRQ mengembangkan permainan.
Daya serang yang minim membuat mereka gagal keluar dari tekanan sepanjang laga.
PR Besar RRQ di Game Kedua
Kekalahan cepat ini menjadi alarm keras bagi RRQ Hoshi. Dalam format Best of 3, mereka wajib melakukan evaluasi cepat jika tidak ingin kehilangan poin penuh.
Sebaliknya, Team Liquid ID hanya tinggal menjaga konsistensi untuk mengunci kemenangan bersih di pertandingan ini. (ota)
Editor : Ockta Prana Lagawira