Jawa Pos Radar Madiun - Jakarta LavAni Livin Transmedia sukses mengamankan kemenangan krusial dalam perebutan tiket grand final Proliga 2026.
Berlaga di Jawapos Arena, Surabaya, Minggu petang, tim asuhan asisten pelatih Erwin Rusni ini berhasil meredam perlawanan Surabaya Samator dengan skor meyakinkan 3-1 (23-25, 25-15, 25-16, 25-13).
Kemenangan yang disaksikan langsung oleh pendiri klub sekaligus Presiden Ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini menempatkan LavAni di posisi kedua klasemen sementara final four putaran pertama, tepat di bawah Jakarta Bhayangkara Presisi.
Jalannya Pertandingan: Kebangkitan Sang Juara Bertahan
Pertandingan dimulai dengan kejutan dari Surabaya Samator. LavAni yang sempat unggul 22-20 di set pertama harus kehilangan momentum akibat kesalahan di poin kritis, membuat Samator mencuri set pembuka dengan skor 23-25.
Namun, memasuki set kedua hingga keempat, dominasi LavAni tak terbendung:
-
Set Kedua (25-15): LavAni memperbaiki pertahanan dan variasi serangan, meninggalkan Samator setelah skor imbang 10-10.
-
Set Ketiga dan Keempat (25-16, 25-13): Servis mematikan dari Taylor Sanders dan Boy Arnez membuat penerimaan bola (receive) Samator berantakan. Kehadiran Dimas Saputra, Hendra Kurniawan, dan Malizi secara bergantian membombardir pertahanan lawan hingga Samator tertinggal jauh 20-10 di set penutup.
Statistik Jakarta LavAni vs Surabaya Samator
| Set | Skor | Pemenang | Catatan Pertandingan |
| Set 1 | 23 - 25 | Surabaya Samator | LavAni kehilangan poin di fase kritis. |
| Set 2 | 25 - 15 | Jakarta LavAni | Pertahanan solid & variasi serangan balik. |
| Set 3 | 25 - 16 | Jakarta LavAni | Tekanan servis membuat Samator sulit menyerang. |
| Set 4 | 25 - 13 | Jakarta LavAni | Dominasi total LavAni hingga skor 20-10. |
Baca Juga: Bahkan James Bond Juga Pakai Mobil China: Intip Spesifikasi Denza Z9 GT, Mobil Listrik Baru Agen 007
Evaluasi Tim: Masalah Mental vs Absennya Pilar Utama
Manajer Surabaya Samator, Hadi Sampurno, mengakui bahwa faktor mental menjadi kendala utama skuad mudanya.
"Kami bermain kurang tenang setelah mengambil set pertama. Namun, ada sisi positif karena serangan kami kini lebih variatif dan tidak lagi 'Rama-sentris' akibat cederanya Rama Fazza," ujarnya.
Di sisi lain, LavAni kini mulai mengalihkan fokus ke laga penentu di Sritex Arena, Solo pekan depan melawan Jakarta Bhayangkara Presisi. Laga ini akan menjadi pembuktian siapa tim terbaik di babak empat besar putaran pertama.
Menatap Duel Sengit di Solo
Asisten Pelatih LavAni, Erwin Rusni, mewaspadai kekuatan Bhayangkara yang juga mengantongi dua kemenangan.
"Bhayangkara tim yang kuat, terutama pemain asing di posisi opposite. Peluang kami fifty-fifty karena materi pemain cukup seimbang," kata Erwin.
Kemenangan atas Samator menjadi modal berharga bagi Jakarta LavAni untuk mengamankan langkah menuju grand final.
Dengan performa yang semakin solid dan kembalinya kepercayaan diri para pemain bintang mereka, duel melawan Bhayangkara Presisi di Solo diprediksi akan menjadi salah satu laga paling panas di musim Proliga 2026. (naz)
Editor : Mizan Ahsani