Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Debut Pahit Mantan Kiper Eropa, Cyrus Margono: Persija Tumbang 3-2 di Tangan Bhayangkara FC

Latiful Habibi • Senin, 6 April 2026 | 15:14 WIB
DEBUT: Kiper baru Persija Jakarta Cyrus Margono menjalani debutnya saat melawan Bhayangkara FC, Minggu (5/4) lalu. (IG @indonesiafootballzone)
DEBUT: Kiper baru Persija Jakarta Cyrus Margono menjalani debutnya saat melawan Bhayangkara FC, Minggu (5/4) lalu. (IG @indonesiafootballzone)

Jawa Pos Radar Madiun – Pekan ke-26 BRI Super League 2025/26 menjadi panggung bersejarah sekaligus ujian berat bagi kiper muda Persija Jakarta, Cyrus Margono.

Penjaga gawang kelahiran New York, 9 November 2001 tersebut akhirnya mencatatkan debut resminya bersama Macan Kemayoran saat bertandang ke Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Minggu (5/4).

​Dalam laga tersebut, pelatih Mauricio Souza membuat kejutan dengan memasang Cyrus sebagai starter. Menggeser nama-nama senior seperti Carlos Eduardo dan Andritany Ardhiyasa yang selama ini mendominasi di bawah mistar gawang.

Hasil Pertandingan yang Mengecewakan

Meski menjadi momen spesial secara personal, Cyrus gagal mengawal gawang Persija dari gempuran lini serang tuan rumah.

Baca Juga: Hasil Akhir Bhayangkara FC vs Persija Jakarta: Dua Gol Moussa Sidibe Buyarkan Harapan Macan Kemayoran

Bhayangkara Presisi Lampung FC tampil dominan dan berhasil menutup laga dengan kemenangan tipis 3-2.

Tiga gol yang bersarang di gawang Cyrus memastikan debut sang kiper berakhir tanpa poin bagi tim ibu kota.

Respons Mauricio Souza: Hindari Penilaian Individual

Seusai pertandingan, pelatih Mauricio Souza tidak mau terburu-buru menyalahkan performa individu kiper barunya tersebut.

Pelatih asal Brasil itu memilih untuk meninjau ulang rekaman pertandingan sebelum mengambil keputusan teknis.

Baca Juga: Hasil BRI Super League: Persib Bandung Bungkam Semen Padang 2-0, Ramon Tanque Borong Gol dan Kokohkan Posisi Puncak

​"Saya perlu melihat kembali gol-gol yang terjadi untuk melakukan evaluasi. Dalam situasi seperti ini, saya akan fokus melakukan koreksi di sesi latihan. Saat ini bukan waktu yang tepat untuk menilai satu pemain secara individu," ujar Mauricio dalam konferensi pers pasca-laga.

Tuntutan Profesionalisme dan Autokritik

Souza menekankan bahwa setiap penggawa Persija, termasuk Cyrus, harus memiliki kedewasaan untuk mengevaluasi diri sendiri.

Sebagai pemain profesional, ia berharap anak asuhnya tidak menunggu instruksi pelatih hanya untuk menyadari kekurangan di lapangan.

Poin Utama Evaluasi Mauricio Souza:

Analisis Video: Tim pelatih akan melakukan tinjauan mendalam melalui rekaman pertandingan.

​Autokritik: Pemain diharapkan mampu menilai performa pribadinya secara jujur.

Baca Juga: Prediksi Skor Bali United vs PSBS Biak: Tamu Datang Dengan Kondisi Memprihatinkan

​Koreksi di Latihan: Perbaikan akan fokus dilakukan pada sesi latihan mendatang guna menghadapi sisa musim.

​“Siapa yang bermain dengan baik tentu menyadarinya. Begitu juga sebaliknya, mereka yang belum tampil maksimal pasti memahami bahwa performanya belum optimal,” tutup Mauricio dengan tegas.

Kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persija Jakarta untuk segera bangkit.

Sembari menantikan apakah Cyrus Margono akan kembali dipercaya mengawal gawang pada laga-laga berikutnya atau kembali ke rotasi kiper utama. (tif)

Editor : Latiful Habibi
#Persija Jakarta #Kiper Persija #BRI Super League #Mauricio Souza #Cyrus Margono