Jawa Pos Radar Madiun - Putaran pertama Final Four Proliga 2026 seri Surabaya baru saja berakhir dengan menyisakan drama dan dominasi kekuatan besar.
Berlangsung di hadapan publik Jawa Timur, beberapa tim unggulan berhasil mengamankan poin sempurna, sementara tim tuan rumah harus berjuang ekstra keras untuk bangkit di seri berikutnya.
Sektor Putra: Jakarta LavAni Livin Transmedia Mulus
Dua tim putra paling konsisten sepanjang seri Surabaya adalah Jakarta LavAni Livin’ Transmedia dan Jakarta Bhayangkara Presisi. Keduanya menutup seri ini tanpa satu pun kekalahan.
Jakarta Bhayangkara Presisi membuka seri dengan melibas tuan rumah Surabaya Samator (3-0) dan menghantam Jakarta Garuda Jaya (3-0).
Pertahanan yang rapat menjadi kunci kesuksesan skuad asuhan Bhayangkara.
Jakarta LavAni di bawah asuhan David Lee, LavAni tampil mengerikan.
Kolaborasi setter Dio Zulfikri bersama Taylor Sander, Boy Arnes, dan Dimas Saputra menggilas Garuda Jaya 3-0 dan membungkam Surabaya Samator 3-1 di laga penutup.
Sebaliknya, Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator harus pulang dengan tangan hampa tanpa raihan poin, memaksa mereka melakukan evaluasi total sebelum seri kedua dimulai.
Baca Juga: Persib dan BTN Luncurkan Kartu Debit Limited Edition, Bobotoh Bisa Dapat Beragam Benefit!
Sektor Putri: Gresik Phonska Plus Dominan, Jakarta Pertamina Enduro Bangkit
Di sektor putri, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia menjelma menjadi kekuatan yang belum terbendung.
Mereka menyapu bersih kemenangan telak 3-0 atas Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Electric PLN Mobile, sekaligus mengukuhkan posisi di puncak klasemen sementara.
Sementara itu, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menunjukkan narasi dramatis. Usai kalah tipis 2-3 dari Jakarta Electric PLN Mobile, tim asuhan Bullent Karsioglu ini bangkit mengalahkan Popsivo Polwan 3-1.
Performa Megawati Hangestri dan legiun asing Irina Voronkova menjadi pembeda dalam laga krusial tersebut.
Kompetisi kini bergeser ke GOR Sritex Arena, Solo, untuk seri kedua Final Four Proliga 2026 yang akan berlangsung pada 9–12 April 2026. Format pertandingan tetap sama dengan dua laga per hari untuk masing-masing divisi.
Bagi Garuda Jaya dan Surabaya Samator, Solo akan menjadi ajang pembuktian untuk bangkit dari keterpurukan.
Di sisi lain, LavAni, Bhayangkara, dan Phonska diprediksi akan berupaya keras mempertahankan momentum kemenangan mereka agar aman menuju grand final.
Bagi para penggemar voli yang ingin menyaksikan aksi Megawati Hangestri, Dio Zulfikri, dan bintang voli lainnya secara langsung, tiket Final Four Proliga 2026 Seri Solo sudah tersedia dan dapat dibeli secara resmi melalui platform GOERS. (naz)
Editor : Mizan Ahsani