Jawa Pos Radar Madiun – Euforia luar biasa tengah menyelimuti Republik Demokratik (RD) Kongo.
Setelah penantian panjang selama 52 tahun, tim nasional berjuluk The Leopards tersebut akhirnya resmi memastikan diri lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.
Keberhasilan bersejarah ini membuat Presiden RD Kongo, Felix Tshisekedi, memberikan apresiasi luar biasa kepada Chancel Mbemba dan kawan-kawan.
Tak tanggung-tanggung, sang presiden mengguyur skuad dengan bonus mewah sebagai bentuk terima kasih negara.
Penantian Sejak Edisi 1974
Keberhasilan ini menjadi momen emosional bagi masyarakat RD Kongo.
Baca Juga: Vincenzo Montella Bawa Timnas Turki Lolos Ke Piala Dunia 2026: Jadi Pelipur Lara Publik Italia?
Terakhir kali negara tersebut mencicipi panggung Piala Dunia adalah pada edisi 1974 di Jerman Barat.
Di mana saat itu mereka masih berkompetisi dengan nama Zaire.
Presiden Tshisekedi meminta seluruh skuad untuk tetap bertahan di ibu kota, Kinshasa, setelah memastikan tiket kelolosan.
Ia ingin merayakan pencapaian ini secara langsung di istana negara bersama para pahlawan lapangan hijau tersebut.
Bonus Mewah di Istana Negara
Dilansir dari Africa Soccer, dalam acara jamuan di istana negara pada Senin (6/4), para pemain dan staf pelatih menerima bonus yang beragam.
Baca Juga: Alessandro Bastoni Dianggap Biang Kegagalan Italia, Istri Pun Kena Hujat di Medsos
Apresiasi yang diberikan pemerintah bukan hanya sekadar simbolis, melainkan memiliki nilai materi yang fantastis.
Uang Tunai: Bonus finansial bagi seluruh anggota tim.
Mobil Mewah: Unit mobil Jeep keluaran terbaru untuk setiap pemain.
Aset Properti: Sebidang tanah bagi masing-masing anggota skuad.
"Aku harap partisipasi dalam Piala Dunia harus menjadi sesuatu yang rutin," ujar Tshisekedi di hadapan para pemain, termasuk bintang-bintang seperti Aaron Wan-Bissaka yang kini turut memperkuat The Leopards.
Harapan di Piala Dunia 2026
Lolosnya RD Kongo menambah daftar wakil Afrika yang siap mengejutkan dunia di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun ini.
Dengan komposisi skuad yang banyak dihuni pemain liga top Eropa, RD Kongo diprediksi tidak hanya sekadar menjadi partisipan, tetapi mampu berbicara banyak di fase grup nanti.
Pemerintah berharap momentum ini menjadi titik balik kebangkitan sepak bola nasional RD Kongo agar prestasi lolos ke turnamen paling bergengsi di dunia ini tidak perlu menunggu setengah abad lagi. (tif)
Editor : Latiful Habibi