Jawa Pos Radar Madiun – Aura positif tengah menyelimuti skuad Bali United FC jelang laga krusial pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.
Tim berjuluk Serdadu Tridatu ini dijadwalkan melakoni laga tandang berat melawan sang pemuncak klasemen, Persib Bandung, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu (12/4) mendatang.
Kemenangan fantastis 6-1 atas PSBS Biak di laga sebelumnya menjadi suntikan motivasi luar biasa bagi Privat Mbarga dan kawan-kawan.
Bagi pelatih Bali United, Johnny Jansen, hasil tersebut bukan sekadar tambahan tiga poin, melainkan bukti bahwa timnya telah menemukan ritme permainan yang diinginkan.
Momentum Kebangkitan Serdadu Tridatu
Dominasi Bali United saat melumat PSBS Biak memang terlihat sangat meyakinkan. Statistik mencatat:
Penguasaan Bola: 59%
Total Tembakan: 23 kali
Hasil Akhir: Skor telak 6-1
“Hasil pertandingan ini tentu sangat baik untuk menjadi modal kami jelang melawan Persib Bandung,” ujar Johnny Jansen.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai timnya kini memiliki kepercayaan diri tinggi untuk menghadapi tekanan di Bandung.
Misi Balas Dendam dan Evaluasi Putaran Pertama
Pertemuan ini juga membawa aroma revans. Pada putaran pertama lalu, Bali United harus menelan pil pahit setelah dipaksa menyerah oleh Persib.
Kala itu, kartu merah menjadi faktor pembeda yang membuat Bali United kehilangan kendali permainan di menit-menit akhir.
Jansen menyadari bahwa Persib bukanlah lawan sembarangan. Sebagai pemimpin klasemen, Maung Bandung memiliki kedalaman skuad yang merata di setiap lini.
“Persib Bandung adalah pertandingan berbeda, mereka memiliki banyak kualitas di lapangan,” akui Jansen dengan tetap waspada.
Tetap Setia pada Filosofi Menyerang
Meski bermain di kandang lawan yang merupakan tim terkuat musim ini, Johnny Jansen menegaskan tidak akan mengubah gaya main anak asuhnya.
Baca Juga: 5 Pertandingan BRI Super League Terbaik 2026: Ada Laga Penuh Drama hingga Pesta Gol
Bali United dipastikan tetap tampil agresif dengan mengandalkan kecepatan transisi.
Strategi kunci Bali United:
Transisi Cepat: Membawa bola ke depan sesegera mungkin.
Eksploitasi Ruang: Memanfaatkan celah di belakang garis pertahanan lawan.
Intensitas Tinggi: Menjaga ritme serangan untuk menekan lini belakang Persib.
“Kami membawa bola ke depan dan berlari di belakang pemain bertahan. Itu adalah permainan yang kami inginkan,” pungkasnya.
Baca Juga: Persib di Jalur Juara, Marc Klok Bermain Meski Baru Jalani Operasi Darurat saat Lawan Semen Padang
Duel antara Persib Bandung vs Bali United diprediksi akan menjadi salah satu laga paling sengit di pekan ke-27.
Mengingat kedua tim sama-sama mengincar kemenangan untuk mengamankan posisi di papan atas klasemen BRI Super League 2025/26. (tif)
Editor : Latiful Habibi