Jawa Pos Radar Madiun – Kabar baik menghampiri Arema FC menjelang laga tandang krusial melawan Persita Tangerang pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.
Pelatih Marcos Santos kini memiliki opsi pemain yang lebih melimpah seiring kembalinya sejumlah pilar asing yang sebelumnya sempat absen.
Kembalinya para pemain impor ini menjadi angin segar bagi tim berjuluk Singo Edan yang tengah berjuang memutus tren negatif.
Sebagaimana diketahui, Arema FC melewati lima laga terakhir tanpa kemenangan, sebuah catatan yang membuat mereka tertahan di papan tengah klasemen sementara.
Persaingan Sehat: Lokal vs Asing
Meski pemain asing seperti Dalberto Luan Belo, Matheus Blade, Betinho Filho, dan Joel Vinicius sudah siap kembali merumput, Marcos Santos tidak memberikan jaminan posisi utama.
Hal ini berkaca pada laga sebelumnya melawan Malut United FC.
Tampil dengan mayoritas pemain lokal, Arema FC mampu menunjukkan permainan solid meski berakhir imbang 1-1.
Performa tersebut membuktikan bahwa kualitas pemain lokal Arema tidak bisa dipandang sebelah mata.
“Saya bangga. Saya memberikan kesempatan kepada semua pemain tanpa membedakan pemain asing atau lokal. Hampir semua pemain kami sudah mendapatkan kesempatan bermain musim ini,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.
Hanya yang Terbaik yang Bermain
Marcos Santos menegaskan bahwa nama besar atau status pemain asing bukan jaminan untuk masuk dalam starting eleven.
Bagi pelatih yang dikenal disiplin ini, performa di sesi latihan dan kondisi fisik adalah tolok ukur utama.
“Dalam sepak bola, tidak ada perbedaan antara pemain asing dan lokal. Siapa yang terbaik, dia yang bermain,” imbuhnya tegas.
Persaingan internal yang semakin ketat ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas tim secara keseluruhan guna menghadapi tekanan di markas Persita.
Ambisi di Delapan Laga Sisa
Meski menyadari banyak poin terbuang dalam beberapa pekan terakhir, semangat pantang menyerah tetap diusung oleh seluruh elemen tim.
Dengan delapan pertandingan tersisa di musim 2025/26, Arema FC berambisi untuk merangkak naik ke posisi yang lebih terhormat.
Bagi Santos, situasi sulit saat ini adalah bagian dari proses membangun mentalitas tim yang lebih kuat untuk masa depan.
“Kami harus finis di posisi yang lebih baik untuk menghormati nama Arema dan membanggakan Aremania,” pungkas Marcos Santos.
Laga melawan Persita Tangerang akan menjadi pembuktian bagi Singo Edan.
Baca Juga: 5 Pertandingan BRI Super League Terbaik 2026: Ada Laga Penuh Drama hingga Pesta Gol
Apakah kembalinya kekuatan penuh mereka mampu menjadi titik balik kebangkitan untuk mengakhiri puasa kemenangan mereka di BRI Super League musim ini. (tif)
Editor : Latiful Habibi