Jawa Pos Radar Madiun – Angin segar berembus ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Bek muda andalan sekaligus pilar Timnas Indonesia, Muhammad Ferarri, mengonfirmasi bahwa kondisi fisiknya telah berangsur membaik pasca-cedera serius yang memaksanya menepi dari lapangan hijau.
Ferarri mengungkapkan bahwa dirinya sebelumnya menderita cedera Medial Collateral Ligament (MCL) grade dua.
Kondisi ini menuntut sang pemain menjalani program pemulihan intensif yang cukup panjang bersama tim fisioterapis klub.
"Saya sempat alami Medial Collateral Ligament (MCL) grade dua. Sempat istirahat dan melakukan pemulihan bersama fisioterapis. Alhamdulillah, saat ini sudah baikan," ujar Ferarri dengan nada optimis.
Sinyal Kembalinya Sang Bek
Kehadiran Ferarri di lapangan sebenarnya sudah mulai terdeteksi saat laga melawan Persija Jakarta akhir pekan lalu.
Meski belum mendapatkan menit bermain, namanya telah tercantum dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) sebagai pemain cadangan.
Hal ini menandakan bahwa secara medis, Ferarri sudah siap untuk kembali berkompetisi.
Menatap laga krusial selanjutnya melawan Persijap Jepara, Ferarri menyatakan kesiapannya jika dipercaya oleh tim pelatih untuk merumput.
Namun, ia menekankan pentingnya proses adaptasi agar tidak memicu cedera berulang.
Menjaga Momentum dan Persaingan Sehat
Meski sudah merasa bugar, Ferarri realistis mengenai jatah bermainnya.
Ia memahami bahwa intensitas pertandingan tidak bisa dipaksakan secara instan setelah absen cukup lama.
Rencana Adaptasi: Mengincar menit bermain secara bertahap (tidak langsung 90 menit).
Target Utama: Mengembalikan ritme permainan dan konsistensi di lapangan.
Persaingan Tim: Bersaing secara sehat dengan bek-bek lain di skuad "The Guardian" yang saat ini dinilai sangat kompetitif.
"Insha Allah, jika dapat kesempatan, saya bisa bermain melawan Persijap, meski dipastikan tidak bermain selama 90 menit penuh. Saat ini bertahap lebih dahulu, tidak mau terburu-buru," tambahnya.
Kembalinya Ferarri tentu menjadi suntikan tenaga luar biasa bagi lini pertahanan Bhayangkara FC.
Namun, sang pemain sadar bahwa ia harus bekerja keras untuk mengunci kembali posisi utama.
"Yang terpenting saat ini bisa bermain penuh di tim dahulu, apalagi persaingan di Bhayangkara FC juga cukup ketat," tutup Ferarri. (tif)
Editor : Latiful Habibi